Gangguan Kecemasan dan Sulit Tidur

Hi, dokter. Sekitar dua bulan yang lalu, saya pergi menemui dokter karena gejala demam. disamping itu, pada saat itu saya juga mengeluhkan kesulitan tidur. Dokter menunjukkan hasil tensi tekanan darah saya rendah dan wajah saya terlihat kuyu karena kelelahan. Pada saat itu beliau memberikan obat demam dan valisanbe (diazepam), untuk obat diazepam beliau menganjurkan agar saya meminumnya hanya kalau sedang stress atau merasa cemas, tetapi dalam dosisnya harus diminum 3 kali sehari. saya tidak meminumnya karena merasa ragu. saya memang sedang merasa cemas beberapa hari terakhir dan hal tersebut membuat saya sulit tidur. akhirnya, saya baru sekali meminumnya dua hari yang lalu karena saya merasa ingin tidur tapi tidak ada keinginan untuk tidur. yang ingin saya tanyakan adalah:
1. Seperti apa gejala kecemasan itu?
2. apakah saya harus menghabiskan obat tersebut, atau meminumnya pada gejala atau kondisi tertentu saja?
3. kalau obat tersebut hanya diminum kondisi tertentu saja, bagaimana saya bisa mengukur tingkat kecemasan yang saya alami sehingga saya harus meminum obat tersebut? karena saya tidak ingin terus menerus menggantungkan diri pada obat dengan kandungan diazepam tersebut. Mohon infonya. Terimakasih.

Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.