saya terkena insomnia berat

saya cuma bisa tidur saat selesai subuh, jika sebelum subuh saya gk akan bisa tidur. gimana cara penyembuhannya dok..

1 Jawaban Dokter

selamat pagi sobat, apakah sobat sudah memeriksakan diri ke dokter sehingga sobat tau tingkat keparahan dari insomnia yang sobat alami? berikut saya jelaskan sedikt mengenai insomnia. Insomnia adalah kondisi saat seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh meski dia memiliki kesempatan untuk melakukannya. Hal tersebut menyebabkan kondisi fisik penderita insomnia menjadi tidak cukup fit untuk melakukan aktivitas keesokan harinya. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sulit tidur yang pada akhirnya berujung pada insomnia dalam jangka waktu yang cukup lama. Mulai dari akibat faktor gaya hidup dan kenyamanan ruangan kamar, hingga faktor kesehatan psikologi, kesehatan fisik, dan efek samping obat-obatan. Dalam mendiagnosis insomnia, selain menggali keterangan mengenai riwayat kesehatan sobat, sobat dapat membuat buku harian tidur minimal selama dua minggu. Langkah ini dapat membantu dokter memahami pola tidur dan mengukur tingkat keparahan insomnia sobat. Beberapa informasi yang sebaiknya sobat cantumkan di dalam buku harian tidur biasanya meliputi waktu yang dibutuhkan untuk dapat tidur, pukul berapa kira-kira mulai tidur, berapa kali terbangun di malam hari, dan pukul berapa bangun.  Selain hal-hal tersebut, keterangan mengenai apakah sobat merasa stres atau lelah di siang hari, apakah ada tidur siang, dan waktu makan serta olahraga juga sebaiknya dicantumkan. Informasi yang lengkap akan membantu dokter menangani insomnia secara tepat. Dalam mengobati insomnia, hal pertama yang dilakukan oleh dokter adalah mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Jika insomnia didasari oleh kebiasaan atau pola hidup tertentu, maka dokter akan menyarankan sobat untuk memperbaikinya. Jika insomnia disebabkan oleh suatu masalah kesehatan, maka dokter akan terlebih dahulu mengatasi kondisi yang mendasari tersebut, dan tentunya dengan obat-obatan yang telah disesuaikan agar tidak menimbulkan efek samping yang dapat menyebabkan insomnia. Jika pasien tetap mengalami insomnia meski telah diberikan nasihat seputar pola hidup sehat, dan tetap mengalami insomnia terlepas dari masalah kesehatan yang mendasarinya telah diobati, maka dokter biasanya akan menyarankan pasien mengikuti terapi perilaku kognitif untuk insomnia(CBT-I). Bahkan jika dirasa perlu, dokter dapat meresepkan obat tidur untuk beberapa waktu. Obat tidur merupakan solusi yang bersifat sementara saja. Menangani gejala insomnia tanpa mencari solusi untuk akar penyebabnya, jarang berhasil sepenuhnya. Sebaiknya periksakan diri ke dokter jika Anda kesulitan untuk tidur atau mempertahankan tidur, terlebih lagi jika hal tersebut memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda. Kelelahan karena insomnia dapat memengaruhi suasana hati Anda dan menciptakan masalah dalam hubungan Anda dengan orang-orang terdekat dan rekan kerja.Jadi, sobat dapat berobat langsung ke dr Sp KJ di tempat sobat berada, terima kasih.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.