Cara mengatasi cemas

Begini dok, beberapa bulan ini saya merasa cemas berlebihan terhadap kesehatan saya. Saya selalu menanggapi dengan terlalu serius sesuatu yang terjadi di badan saya seperti bisul dan lain2 yang sebenarnya itu sepele. Bulan ini saya mengalami sakit yang ternyata itu sakit lambung, saya mengiranya sakit jantung, kanker dan sebagainya. Sebelum periksa ke dokter, saya frustasi sampai menangis dok. Ibu saya selalu tidak terlalu menanggapi kalau saya berkata saya sakit atau saya ingin ke dokter, jadi saya merasa menanggung sendiri kecemasan tersebut.

Beberapa hari yang lalu nenek dari ayah saya mengantar saya ke dokter dan dokter mengatakan bahwa saya sakit lambung. Lalu saya tidur di rumah nenek saya selama sehari. Disana saya merasa tenang dan agak tidak berpikir tentang penyakit2 yang parah lagi karena orang2 disana sangat memperhatikan saya. Tapi setelah saya kembali ke rumah ibu saya, rasa cemas itu kembali lagi tapi tidak separah sebelumnya. Setiap saya melihat orang atau benda yang saya gunakan saat saya merasa sangat frustasi sebelum pergi ke dokter, kecemasan itu kembali lagi. Contohnya begini dok, saat frustasi dan cemas saya mencoba mengalihkannya dengan menonton film di laptop, dan sekarang setelah kecemasan saya berkurang setelah saya tidur di rumah nenek, saya merasa cemas lagi setiap melihat laptop atau hanya dengan membayangkan saya melihat film di laptop. Saya juga menghindari ibu saya karena saya juga merasa gelisah setiap melihat ibu saya. Sekian dok, maaf jika terlalu panjang. Tolong bantuan, penjelasan dan solusinya secepatnya ya dok. Terima kasih.

1 Jawaban Dokter

Staff 23/06/2016
Public

Selamat malam Sobat, 
Gangguan cemas merupakan gangguan psikis dimana seseorang akan merasa gelisah dan khawatir berlebihan akan suatu hal. Gejala lain yaitu seperti sulit tidur, ketegangan otot, dan gangguan pencernaan. Salah satu faktor pemicu dari gangguan cemas adalah trauma , stres berkepanjangan, gangguan hormon, dan lainnya. Beberapa hal yang Sobat bisa lakukan untuk mengurangi cemas yaitu menghindari faktor pemicu itu sendiri. Jadi bila Sobat dapat memilih lingkungan yang membuat Sobat lebih nyaman. Selain itu, Sobat juga dapat mencari kegiatan lain yang bersifat relaksasi seperti yoga dan meditasi. Sobat dapat berkonsultasi ke psikolog/dokter spesialis kejiwaan untuk melakukan terapi kognitif, yaitu terapi untuk mengubah perilaku dan pola pikir sehingga kecemasan dapat berkurang.
Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk Sobat. 
Salam.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.