1 Jawaban Dokter

Staff 20/05/2016
Public

Halo Sobat,
Ejakulasi merupakan proses keluarnya cairan ejakulat (berupa semen/mani). Ejakulasi terjadi sekitar 2-10 menit dari dimulainya hubungan seksual; sekitar 75% pria berejakulasi 2 menit setelah penis memasuki vagina. Berikut beberapa definisi ejakulasi dini: Menurut ICD X, kriteria ED ditujukan untuk mereka yang memenuhi kriteria umum disfungsi seksual, yaitu ketidakmampuan pasangan seksual dalam mengendalikan ejakulasi secara cukup untuk menikmati hubungan seksual. Bermanifestasi sebagai terjadinya ejakulasi sebelum/segera setelah aktivitas seks dimulai (sekitar 15 detik); tidak cukup ereksi untuk memungkinkan terjadinya hubungan seks. Hal ini bukan akibat dari lama tidak berhubungan seks. Seorang pria didiagnosis ED bila berejakulasi dalam waktu 15 detik setelah penetrasi.
Penyebabnya kompleks dan multifaktor, meliputi interaksi antara faktor psikologis dan biologis. Faktor psikologis meliputi: efek pengalaman dan pengkondisian seksual pertama kali (termasuk pengalaman seks di usia dini, hubungan seks pertama kali, dsb), terburu-buru ingin mencapai klimaks atau orgasme, teknik seksual, frekuensi aktivitas seksual, rasa bersalah, cemas, penampilan seksual, problematika hubungan, dan penjelasan psikodinamika. Faktor biologis meliputi: ketidaknormalan kadar hormon seks dan kadar neurotransmiter, ketidaknormalan aktivitas re eks sistem ejakulasi, permasalahan tiroid tertentu, peradangan dan infeksi prostat atau saluran kemih, ciri (traits) yang diwariskan, teori evolutionary, sensitivitas penis, reseptor dan kadar neurotransmiter pusat, degree of arousability, kecepatan re eks ejakulasi. Riset terbaru menduga hipersensitivitas penis merupakan salah satu penyebab yang mendasari ED. Faktor lainnya yang dapat juga berperan, seperti: impotensi (disfungsi ereksi), kerusakan sistem saraf akibat pembedahan atau trauma (luka), ketergantungan narkotika dan obat (trifluoperazin) yang digunakan untuk mengobati cemas dan gangguan mental lainnya. Ejakulasi dini yang dimulai setelah beberapa tahun dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, kon ik antarpasangan, atau gangguan neurologis.
Untuk lebih baiknya, Sobat berkonsultasi ke dokter spesialis urologi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapat terapi yang tepat.
 
Semoga sehat selalu, Sobat!

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.