1 Jawaban Dokter

Halo Sobat,
yang teman sobat kemukakan ada benarnya. KB suntik mengandung hormon yang itu sendiri mengubah cara tubuh mempertahankan hidup (fisiologi). Ada beberapa resiko jangka panjang seperti benjolan pada payudara, masalah di kandung telur, dsb. Untuk itu, lakukanlah konseling dengan dokter sobat untuk memilih KB yang sesuai. Saya bukan menganjurkan untuk berhenti KB suntik. Apabila itu nyaman pada ibu dan tidak aada keluhan, silakan lanjutkan. Apabila spiral/IUD lebih nyaman, maka silakan konseling pada dokter sobat.
Semoga dapat bermanfaat

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.