seseorang terkena kanker setelah operasi tahi lalat

selamat malam dok, saya mau bertanya,baru baru saja saya membaca di media social,seorang wanita diluar negri mengidap melanoma (kanker kulit) agresif,setelah diteliti oleh tim dokter diduga diakibatkan oleh operasi pengangkatan tahi lalat yang dilakukanya beberapa tahun lalu,perempuan ini mengalami gejala nyeri dipundak yang awalnya hanya dikira salah otot
sementara di Indonesia ada juga artis yang melakukan pengangkatan tahi lalat tapi tidak mengalami masalah apa apa
yang ingin saya tanyakan,kenapa wanita tersebut bisa terkena kanker hanya karena operasi tahi lalat?

1 Jawaban Dokter

Staff 26/02/2016
Public

Sore Sobat,
Berita di media sosial mengenai kesehatan perlu disikapi dengan bijaksana, terutama jika penulis berita tersebut tidak memiliki latar belakang profesional medis — sehingga informasi yang diberikan bisa kurang tepat. Pada dasarnya, tahi lalat dapat dianggap sebagai tumor jinak. Pada sebagian besar orang, tahi lalat tersebut tetap tidak berbahaya, dan tidak perlu diangkat. Namun, pada beberapa orang bisa saja tahi lalat tersebut berkembang menjadi tumor ganas, yang ditandai dengan ukuran bertambah besar, batas tahi lalat menjadi tidak tegas, dan mudah berdarah. Pada kondisi tersebut, tahi lalat harus diangkat. Sementara kanker kulit yang dimaksud, yaitu melanoma, memiliki banyak faktor yang dapat memicu timbulnya kanker, terutama paparan sinar ultraviolet yang tinggi. Pada beberapa kasus tahi lalat bisa saja berkembang menjadi melanoma (seperti sudah dijelaskan di atas).
Oleh karena itu, terdapat beberapa kemungkinan mengenai kejadian yang menimpa artis tersebut (yang tidak bisa dipastikan mana yang benar karena informasi yang tersedia hanya sedikit): 1) setelah pengangkatan tahi lalat di suatu tempat, beberapa tahun kemudian timbul melanoma di tempat lain (tahi lalat tidak berhubungan sama sekali dengan kanker tersebut), 2) pengangkatan tahi lalat tersebut ditujukan karena tahi lalat menunjukkan tanda-tanda perubahan ke arah kanker, namun pengangkatan tidak sempurna (sel-sel kanker bisa tidak kasat mata sehingga masih tertinggal) — beberapa tahun kemudian sel-sel kanker yang tersisa ini tumbuh kembali menjadi kanker kulit. Semoga saran ini membantu Sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.