Bagaimana cara saya (25thn) untuk membantu abang saya(34thn) yang psikopat, hampir dua tahun saya melihat perilakunya lebih cenderung ke psikopat bukan skizofrenia

Saya punya abg (34 th), pada usianya 27 thn dy pernah dirawat RSJ, didiagnosa Skizofrenia, beberapa tahun terakhir dan setelah mengaitkan cerita dimasa kecilnya dan kasus hukumnya sampai saat ini, dia cenderung memiliki watak seorang psikopat. Pada 2015, adlah kali ke-tiga dy dirawat di RSJ. Membaca banyak artikel membuat saya ingin menyerah karena semuanya mengharuskan saya dan keluarga saya untuk menjauhkan diri dari dia untuk kebaikan keluarga yang lain. Hampir seluruh orang yang perhatian akan sakitnya perlahan-lahan menjauh.

1 Jawaban Dokter

Staff 19/02/2016
Public

Sore Sobat,
Orang dengan gangguan jiwa justru membutuhkan dukungan dari keluarga/ orang sekitar untuk menjalankan pengobatannya. Gangguan jiwa seperti skizofrenia adalah penyakit kronik, misalnya tekanan darah tinggi atau diabetes. Hal ini berarti penyakit mungkin tidak bisa sembuh, namun bisa dikendalikan. Jika dapat dikendalikan dengan baik, maka pasien dapat beraktivitas dan bekerja dalam masyarakat seperti biasa. Untuk mengendalikannya ini perlu pengobatan jangka panjang (dapat seumur hidup) dan dukungan orang sekitar. Rintangan yang banyak terjadi adalah pasien gangguan jiwa banyak yang tidak merasa dirinya sakit, sehingga tidak mau minum obat (padahal obat diperlukan untuk mengendalikan gejala). Setelah pasien dirawat di RSJ pun seringkali di rumah sudah tidak mau minum obat lagi dan tidak kontrol ke dokter. Hal ini tentunya akan berakibat buruk dan gangguan jiwa dapat semakin tidak terkendali. Jadi, yang dapat Sobat /keluarga lakukan adalah membawa abang Sobat berobat kembali ke dokter ahli kejiwaan (psikiater) dan membantu abang Sobat menjalani pengobatan secara rutin, misalnya dengan mengingatkan minum obat. Semoga saran ini membantu Sobat

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.