TBC

Selamat malam dokter, saya seorang ibu dengan dua anak, masing-masing 6 bulan dan 9 th. Mertua saya didiagnosis mengidap TBC dan sedang dalam pengobatan rawat inap di rumah sakit. Selama ini kontak fisik dengan mertua cukup intens, dan beberapa waktu yg lalu kami sempat tidur di bekas kamar beliau. Yang ini saya tanyakan bagaimana kemungkinan kami bisa tertular, dan apa yang harus kami lakukan untuk mencegah penularan tersebut. Saya sangat khawatir dengan kesehatan kami sekeluarga. Terimakasih atas perhatiannya.

1 Jawaban Dokter

Staff 01/01/2016
Public

Malam Sobat,
Semua orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC wajib memeriksakan diri untuk mengetahui apakah dirinya sudah tertular TBC atau belum. Hal ini disebut dengan deteksi dini atau screening, terutama penting untuk bayi dan anak yang daya tahan tubuhnya lebih lemah dibanding orang dewasa (sehingga lebih mudah tertular). Periksakanlah diri Sobat sekeluarga ke dokter/ tenaga kesehatan yang sudah terlatih dalam program nasional TBC di Puskesmas/ RS untuk screening.
Jika Sobat, suami, dan kedua anak ternyata tidak tertular, maka akan diberikan pengobatan pencegahan (profilaksis) TBC selama 6 bulan untuk mencegah penularan pada kedua anak Sobat (orang dewasa tidak diberikan obat). Selanjutnya, langkah pencegahan penularan adalah memakai masker untuk penderita TBC (mertua) minimal selama 2 bulan/ sampai dinyatakan sudah tidak menularkan penyakit oleh dokter, memisahkan alat makan/minum antara penderita dan orang lain, memisahkan kamar tidur antara penderita dan orang lain, dan menyediakan ventilasi udara serta sinar matahari yang cukup memadai di dalam rumah (misalnya dengan membuka pintu/ jendela rumah). Semoga saran ini membantu Sobat

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.