Apakah saya menderita epilepsi atau ayan, atau penyakit saraf lainnya ?

Dok tiga atau empat bulan yang lalu saya mengalami kecelakaan pada motor, posisi saya terjatuh dagu menghantam aspal, hingga salah satu gigi graham saya patah. Seingat saya, saya tidak mengalami benturan langsung dengan kepala, ditambah saya juga menggunakan helm.
Dua bulan terakhir ini saya tiba-tiba sering mengalami kejang-kejang, rentan waktunya seminggu – dua minggu sekali, diawali dengan gerakan mata kekanan hingga leher menghadap kanan, kemudian badan juga mengikuti berputar ke arah kanan, kemudian adanya kejang-kejang pada kaki dan tangan lalu saya mengeluarkan suara seperti tercekik, hingga akhirnya saya kehilangan kesadaran. Dan ketika saya sadar saya mengalami sakit kepala yang hebat serta lemas pada seluruh badan.
Yang mau saya tanyakan :
1. Apakah saya mengalami penyakit ayan atau epiliepsi, atau penyakit saraf yang lainnya ?
2. Apakah yang menyebabkan saya mengalami gangguan kesehatan ini, apakah karena kecelakaan, karena saya dan keluarga tidak memiliki riwayat penyakit epilepsi. Atau karena obat paru-paru yang saya konsumsi lima bulan terakhir, karena saya sedang pengobatan paru-paru selama enam bulan ?
3. Apakah epilepsi menyebabkan pandangan menjadi buram, serta mata perih bila melihat layar monitor ? Karena terkadang saya merasa seperti itu, padahal sebelumnya saya merasakan penglihatan saya baik-baik saja.
4. Kemudian sekarang ini saya merasa sulit berkonsentrasi, serta sulit mengerti atau mencerna dan mengingat pelajaran yang diterangkan oleh dosen. Apakah itu juga karena epilepsi ?
5. Dan apakah ada obat epilepsi yang aman, tidak menimbulkan efek samping apapun ? Serta bisa kah penyakit epilepsi ini disembuhkan, dan berapa lama proses penyembuhan penyakit ini ?

Terimakasih.

1 Jawaban Dokter

Staff 27/08/2015
Public

Malam Sobat,
Untuk menentukan apakah Sobat memiliki ayan/ epilepsi atau penyakit saraf lainnya, perlu dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter saraf. Dokter akan melakukan wawancara (menanyakan detail gejala), memeriksa berbagai fungsi saraf saat pemeriksaan fisik, dan jika diperlukan dokter akan meminta pemeriksaan tambahan (misalnya CT-scan kepala). Karena tidak memeriksa Sobat secara langsung, mohon maaf kami tidak dapat memberikan informasi mengenai apa penyakit yang Sobat derita. Segera periksakan diri Sobat ke dokter/ dokter saraf agar dapat diketahui penyebab penyakit dan dapat ditangani dengan semestinya. Jika Sobat memiliki jaminan BPJS, periksakan drii di puskesmas, kemudian dokter akan merujuk ke poliklinik Rumah Sakit yang memiliki dokter spesialis saraf. Semoga saran ini dapat membantu Sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.