Avian Influenza atau Flu Burung kembali menjadi berita hangat di tanah air. Kasus flu burung baik pada ternak unggas maupun manusia kembali merebak di Indonesia. Lalu, sebenarnya apakah hal yang menakutkan dari flu burung ini?

Flu burung disebabkan oleh suatu virus Influenza tipe A dengan jenis yang kita kenal sebagai virus H5N1. Virus ini merupakan jenis virus epizootic (penyebab epidemik pada makhluk non manusia) dan juga panzootik (dapat menginfeksi hewan dari berbagai spesies meliputi area yang luas).

 

Virus H5N1 terbagi menjadi 2 jenis turunan. Turunan pertama yaitu virus H5N1 yang menginfeksi manusia dan burung yang ada di Vietnam, Thailand, Kamboja serta Laos dan Malaysia. Turunan kedua terdapat pada burung di China, Indonesia, Jepang, dan Korea Utara yang kemudian menyebar ke Timur Tengah, Eropa dan Afrika. Virus H5N1 turunan kedua inilah yang menjadi penyebab infeksi ke manusia yang terjadi dalam kurun waktu 2005 - 2006 di berbagai negara.

Sejak pertama kali ditemukan tahun 1997, peneliti menemukan bahwa virus tersebut terus berevolusi (berubah) sehingga dapat menginfeksi beberapa spesies yang berbeda. Kasus Flu Burung tahun 1997 dan 2001 di HongKong, tidak mudah ditularkan dari satu burung ke burung lainnya. Namun, tahun 2002 virus H5N1 dengan tipe gen Z ditemukan dan menjadi penyebab penyakit akut pada populasi burung di HongKong.

Lalu, bagaimana kita melindungi diri kita dari Flu Burung?

  • Selalu menjaga kondisi badan tetap fit
  • Hindari peternakan unggas atau hindari kontak langsung dengan unggas (terutama yang suspek terinfeksi flu burung)
  • Sering - seringlah mencuci tangan Anda dengan sabun dan alcohol
  • Bersihkan alat - alat dapur yang berkontak langsung dengan produk - produk unggas yang mentah. Cuci dan bersihkan dengan sabun.
  • Masaklah produk - produk unggas dan turunannya (misalnya telur) dengan baik dan sampai dengan matang. Hal ini karena virus H5N1 tidak tahan panas.
  • Jangan berbagi barang pribadi dengan orang lain.

Apakah gejala - gejala dari terinfeksi Flu Burung?

Masa inkubasi virus Flu Burung yaitu 1 - 7 hari dengan ciri - ciri:

  • Menderita infeksi saluran pernafasan atas
  • Demam tinggi (>38 derajat Celcius)
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Keadaan penderita memburuk dengan cepat

Oleh karena gejala awal dari flu burung mirip dengan gejala flu biasa, maka penderita yang mempunyai gejala - gejala mirip diatas perlu berkonsultasi dengan pihak medis. Selain itu, penderita dikatakan suspek flu burung jika penderita pernah mengunjungi atau kontak langsung dengan unggas atau daerah yang terjangkit flu burung dalam beberapa hari terakhir (masa inkubasi).