MERS mulai menyebar di Korea Selatan terpantau sejak akhir Mei 2015. Namun, jumlah kasus yang meningkat setiap harinya membuat warga Negara Korea Selatan mulai panik dan ketakutan. Pada minggu lalu, perkembangan MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus) menunjukkan tambahan 1 kasus meninggal dan 5 kasus baru. Sebanyak 100 sekolah turut diliburkan untuk mencegah penularan penyakit yang menyerang saluran napas. Beberapa petugas Rumah Sakit juga tertular virus MERS. Hal ini semakin membuat kegelisahan warga Korea Selatan dan beberapa pelancong yang terlanjur mengunjungi Korea Selatan (Korsel). Senin, 15 Juni 2015, jumlah penderita MERS mengalami peningkatan sebanyak 14 pasien yang telah meninggal dunia dan 138 lainnya telah terjangkit virus MERS di Korsel. Pemerintah Korsel telah memutuskan untuk menutup 2.900 sekolah dan mengarantina sedikitnya 3.680 orang untuk mencegah penularan MERS yang lebih besar. Kasus yang semakin meningkat tiap harinya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya jumlah pasien di bangsal rumah sakit dan ruang gawat darurat terlalu banyak, kebiasaan dokter yang berkunjung ke banyak tempat, dan keterbatasan pengenalan dokter akan virus MERS. Pihak Kemenkes (Kementrian Kesehatan), seperti dilansir dari beberapa pihak, tidak melarang kunjungan ke Korea Selatan. Namun hanya himbauan agar tetap berhati-hati saat mengunjungi Negara Gingseng tersebut. M. Subuh selaku ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dari Kementerian Kesehatan berkata, "Belum waktunya kita keluarkan travel warning, Menteri Luar Negeri hanya mengeluarkan imbauan saja”. Hingga saat ini badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mengeluarkan pernyataan terkait larangan kunjungan ke Korea Selatan. Langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah mencuci tangan sebelum dan sesuah makan, menggunakan toilet dan saat tangan kotor. Hindari juga kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi saluran pernafasan.   Sumber: Kemenkes RI. 2015. Analisa Epidemiologis MERS CoV di Korea Selatan (Bagian 4). http://www.litbang.depkes.go.id/content/analisa-epidemiologis-mers-cov-di-korea-selatan-bagian-4 VIVA. 2015. Kemenkes: Virus MERS Belum Ditemukan di Indonesia. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/636078-kemenkes--virus-mers-belum-ditemukan-di-indonesia Liputan6. 2015. WHO: Wabah MERS di korea Selatan Besar dan Kompleks. http://news.liputan6.com/read/2251482/who-wabah-mers-di-korea-selatan-besar-dan-kompleks