Anda pasti sudah sering mendengar tentang influenza atau bahkan sudah pernah mengalami yang namanya flu. Flu merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh virus influenza. Namun, ada juga gejala yang biasa disebut dengan flu like illness. Apakah artinya? Artinya, kondisi peradangan saluran nafas akut ini menyerupai influenza tapi bukan disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini biasanya disebut juga dengan gejala flu syndrome. Memang sulit untuk membedakan influenza dan penyakit virus lainnya yang menyebabkan flu like syndrome tapi penyakit influenza bisa dicegah. Penyakit influenza atau flu menyebabkan batuk, demam, pilek, pegal linu, mual, muntah dan yang lain sebagainya. Cara mencegah flu adalah dengan meningkatkan metabolisme atau daya tahan tubuh dengan melalui olahraga yang teratur dan memakan makanan yang bergizi. Walaupun terdapat beberapa merk obat dengan berbagai fungsi, namun obat-obat tersebut sebenarnya hanyalah mengobati keluhan tapi bukan mengobati penyebabnya. Ada juga cara pencegahan lainnya yaitu dengan vaksin flu. Hal ini dibenarkan oleh dr Kristoforus Hendra Djaya, SpPD yang menjelaskan tentang kegunaan vaksin flu ini. Menurutnya, daya tahan tubuh yang spesifik hanya bisa dilakukan dengan vaksinasi. "Kegunaannya, untuk mencegah infeksi,"ujarnya. dr Kristo, biasa dia dipanggil, juga melanjutkan kenapa vaksin flu pada akhirnya menjadi hal yang penting. "Pertama, flu adalah penyakit umum yang sering kita temui. Kedua, cara penularan influenza sangat mudah. Dan ketiga, influenza bisa membunuh, inilah yang banyak masyarakat tidak mengetahuinya," jelasnya. Biasanya, influenza bisa membunuh bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah, misalnya bayi, masyarakat berusia lanjut, masyarakat yang memiliki penyakit tertentu dan masyarakat yang sedang menggunakan obat-obatan tertentu. "Awareness masyarakat sendiri masih rendah terhadap flu ini, bahkan banyak awam yang berpikir kalau imunisasi ini hanya untuk bayi,"lanjut dokter yang berpraktek di Klinik Vaksinasi In Harmony ini. Efektifitas vaksin flu ini 70-90% bagi orang dewasa dan remaja yang sehat. Pada usia lanjut yang lebih rentan, vaksin flu memiliki efektifitas 50%-70% dan masih punya perlindungan pencegahan kematian berkisar 80%. Vaksin flu yang sudah diterima oleh pasien bisa memberikan perlindungan selama setahun karena virus influenza yang cenderung berubah-ubah. "Pengulangan memberikan vaksin flu ini paling lambat dalam waktu setahun tapi kalau lebih cepat pun boleh, tidak ada batasan,"lanjutnya. Berkaitan dengan virus MERS yang saat ini sedang berkembang, menurut pengakuan dr Kristo, vaksin flu hanya bisa memberikan perlindungan terhadap infeksi sejenis. Itulah sebabnya vaksin flu tidak bisa meningkatkan antibodi 90% terhadap virus MERS karena tipe virus yang berbeda ini. Vaksin flu hanya bisa untuk meminimalisir tumpang tindih penyakit yang mengganggu saluran pernafasan, ketika satu virus infeksi masuk dan beberapa virus mengekor masuk ke dalam tubuh manusia. Di Indonesia sendiri, vaksin flu sudah ada hampir di seluruh kota besar hanya kurang merata karena beberapa hal. Keterbatasan dengan sistem penyimpanan, mudah rusak dan tanggal kadaluarsa yang pendek menjadi penyebab tidak semua unit pelayanan kesehatan menyediakan vaksin flu ini.     Penulis: Gloria Safira - Jurnalis TanyaDok Review medis: dr. Agnes Susanto - Editorial TanyaDok Narasumber: dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD