Seeing isn't believing. Tak percaya? Kalau kita lihat gambar di samping, kita akan melihat titik-titik hitam. Tapi, apakah benar titik-titik hitam itu ada? Mungkin kita semua dapat menjawabnya: ya. Namun, sebenarnya tidak ada titik-titik hitam di sana. Mengapa bisa terjadi demikian? Bagaimana suatu pandangan dapat menipu kita dan mematahkan ucapan kita selama ini: "Saya tidak akan percaya sebelum melihat dengan mata kepala sendiri." Nyatanya, mata kita sendiri juga dapat menipu kita. Mengapa demikian? Artikel kali ini mungkin akan sedikit berbeda dibandingkan artikel-artikel lain dalam situs ini yang kebanyakan membahas mengenai kesehatan dan penyakit. Artikel ini akan mengajak kita mengetahui bagaimana cara mata bekerja dalam melihat gambar-gambar ilusi, hingga menghasilkan bayangan yang sebenarnya tidak ada. ILUSI Pertama-tama, kita perlu mengenal lebih jauh apa itu ilusi. Ilusi adalah suatu gangguan penginderaan yang mengganggu kerja otak normal terhadap pengaturan dan penerimaan sensor. Ilusi dapat muncul ketika kita melihat sesuatu (gambar, benda, dan lain-lain) yang bayangannya diterima tidak tepat oleh mata kita. Jenis-jenis ilusi bisa bermacam-macam, diantaranya: ilusi optik, auditorik, taktil, rasa, bau, dan lain sebagainya. Pada artikel ini kita akan mengenal lebih dalam mengenai ilusi optik, khususnya yang berhubungan dengan warna. Ilusi optik selalu melibatkan gambar yang dapat dilihat secara visual, namun diartikan secara keliru oleh otak. Untuk mengetahui bagaimana ilusi dapat terbentuk, perlu kita ketahui terlebih dahulu bagian-bagian mata dan cara kerjanya secara singkat. MATA Bagian-bagian mata: 1. Pupil - rongga di tengah bola mata tempat masuknya sinar. 2. Kornea - melindungi mata dan membantu memfokuskan cahaya. 3. Lensa - memfokuskan cahaya ke retina. 4. Iris - otot disekitar pupil yang berwarna dan mengatur ukuran pupil. 5. Saraf optik - menghantarkan impuls ke otak. Ketika kita melihat suatu benda, cahaya merefleksikan benda tersebut dan masuk ke mata kita melalui kornea, pupil, dan lensa. Cahaya tersebut difokuskan ke retina dan diteruskan ke otak untuk diterjemahkan (sehingga kita dapat mengetahui apa yang kita lihat). Titik dimana saraf optik terhubung pada retina membentuk suatu bintik buta. Pada kehidupan sehari-hari, bintik buta ini tidak terasa karena mata kita selalu terus bergerak, dan salah satu mata akan menangkap bayangan yang mungkin pada mata lain tidak terlihat. Lalu, bagaimana cara kita dapat membedakan warna? Ketika cahaya masuk ke retina, cahaya ini merangsang reseptor-reseptor kecil yang disebut sel batang dan sel kerucut. Sel batang bertanggung jawab terhadap pandangan hitam-putih. Sel kerucut bertugas melihat warna-warna lain. Sebagian sel kerucut menerima respon terhadap sinar merah, dan sebagian lainnya sinar biru dan hijau. Kombinasi ketiga warna ini membentuk bermacam warna yang dapat kita lihat selama ini. Contohnya, warna kuning terbentuk dari warna merah dan hijau. Warna-warna tersebut saling berlawanan, yaitu: merah dengan hijau, biru dengan kuning, dan hitam dengan putih. ILUSI #1 Untuk memperjelas keterangan di atas, kita dapat langsung mempraktekkannya. Dengan melihat suatu warna dalam waktu yang lama (sehingga sinar jatuh pada area yang sama di retina), respon sel kerucut yang bertanggung jawab menghasilkan warna tersebut akan menjadi lelah. Jika kita langsung melihat ke daerah kosong (seperti tembok putih), sel kerucut yang lelah tersebut akan mengirimkan sinyal lemah, tetapi sel kerucut di sekitarnya tetap mengirimkan sinyal kuat. Hasilnya, kita akan melihat bayangannya/afterimage dalam warna yang berlawanan (contohnya, melihat gambar berwarna merah, hasil bayangannya akan menjadi hijau). Mari kita praktekkan. Lihat gambar di bawah selama 1 menit pada 1 titik yang tetap, jangan menggerakkan mata. Setelah itu, segera lihat tembok kosong. Kita akan lihat bayangan afterimage-nya dengan warna yang berlawanan: ILUSI #2 Ini adalah contoh ilusi optik lain yang berhubungan dengan afterimage. Lihat tanda tambah di tengah. Lama-kelamaan, lingkaran-lingkaran berwarna ungu akan menghilang, dan kita akan melihat sebuah lingkaran hijau yang bergerak. Klik di sini bila gambar tidak bergerak: afterimage Keduanya hanya sedikit contoh mengenai ilusi mata. Tentunya, masih banyak gambar-gambar ilusi yang lain yang tidak dapat ditampilkan. Sekarang, masih percayakah pada mata Anda? REFERENSI: http://id.wikipedia.org/ http://en.wikipedia.org/ http://www.visualillusion.net/ http://www.michaelbach.de/