Mungkin anda pernah mendengar tentang depresi pasca melahirkan yang biasa dikenal dengan baby blue syndrome. Dan mungkin anda merasa yakin bahwa hal ini hanya terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan. Tapi tahukah anda bahwa pria juga bisa mengalami depresi paska melahirkan. Kok bisa? Depresi pasca melahirkan pada pria adalah fenomena nyata. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam the Journal of the American Medical Association tahun 2010, didapatkan bahwa sekitar 10% ayah mengalami depresi sebelum dan sesudah kelahiran dan 25% diantaranya memperlihatkan gejala dalam 3-6 bulan setelah proses kelahiran. Depresi paska melahirkan pada seorang ayah akan membawa dampak negative bagi keluarga dan untuk perkembangan emosi dan kelakukan anak. Gejala depresi paska melahirkan adalah rasa sedih, kecemasan dan perasaan tak berguna yang muncul tanpa bisa terkendali. Tapi biasanya pada pria rasa marah, mudah tersinggung, dan menarik diri dari lingkungan lebih dominan dariapada rasa sedih yang muncul. Menurut penelitian, bila sang ayah mengalami depresi paska melahirkan, maka sang ibu juga mengalaminya. Tapi belum ada yang membuktikan bagaimana hal ini terjadi dan seberapa besar pengaruh satu sama lain. Sehingga bila anda berkonsultasi ke dokter, baik ayah maupun ibu harus bersama-sama dalam menjalankan pemeriksaan. Jadi bila timbul gejala depresi paska melahirkan pada ayah maupun ibu, segeralah berkonsultasi pada dokter spesialis kejiwaan agar tumbuh kembang anak tidak terganggu. Sumber : Elizabeth Landau. May 2010. Dads get postpartum depression too. Avaiable at www.cnn.com