Sebuah studi mengungkapkan bahwa konsumsi teh hijau secara berkala ternyata terbukti melindungi otak dari penyakit Alzheimer dan dementia jenis lain (keterangan mengenai dementia dapat dibaca di sini). Studi tersebut juga mengungkapkan teh hijau pun terbukti memperlambat pertumbuhan sel kanker. Tim peneliti dari Universitas Newcastle, Inggris, adalah tim yang berhasil menelurkan penelitian ini. Zat dalam teh hijau, yang diduga adalah polifenol, ternyata berperan penting dalam 'memerangi' hidrogen peroxide dan amiloid beta, dua zat yang dikenal memegang peranan penting dalam progresivitas Alzheimer Yang menarik dari studi ini adalah penemuan terbaru bahwa teh hijau yang sudah dicerna (dalam hal ini oleh enzim dalam usus), malah lebih efektif untuk 'memerangi' pencetus Alzheimer daripada teh hijau yang tidak dicerna. Selain itu, mereka menemukan bahwa zat yang  sudah dicerna tersebut dapat digunakan sebagai anti-kanker dengan cara memperlambat pertumbuhan sel tumor. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan antara teh hijau dengan teh hitam dalam mencegah pikun dan memperlambat sel kanker. Ternyata teh hijau keluar sebagai pemenang! Teh jenis ini terbukti efektif melawan kanker pada binatang percobaan. Sebagai tambahan, studi secara epidemiologik juga membuktikan bahwa teh hijau menurunkan resiko kanker prostat pada pria. Sumber : http://www.webmd.com/alzheimers/news/20110106/green-tea-may-help-prevent-alzheimers-disease