"Stop Beli Antibiotika Tanpa Resep!", inilah hal yang diserukan oleh dr. Anis Karuniawati, SpMK yang disampaikan dalam Breakfast Plenary Penggunaan Antibiotika yang Rasional di Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) ke-3 di Hotel Pullman Central Park Jakarta Barat. Menurut dr. Anis, di dunia ini kita sering menemukan kuman yang sudah kebal alias resisten dengan antibiotika seperti contohnya adalah Staphylococcus aureus, yang dulu kebal penisilin, lalu kebal methicillin (disebut methicillin resistant S. aureus alias MRSA), dan kini ada yang sudah kebal vankomisin. Nah jika kuman ini kebal semua antibiotika, maka bisa suatu saat penyakit akibat kuman ini tidak dapat diobati. Kuman memiliki mekanisme pertahanan yang dapat kebal terhadap antibiotika, yang disebabkan oleh ketidaktepatan penggunaan antibiotika. dr. Anis menambahkan bahwa untuk itu diperlukan pecegahan penularan penyakit, diagnosis tepat dan terapi tepat oleh dokter. Tak hanya dokter, masyarakat juga memegang peranan yang besar, apalagi dewasa ini masyarakat seringkali mengobati diri mereka sendiri dengan membeli antibiotika tanpa resep. Selain itu pihak apotik juga harus diawasi mengapa mereka bisa memberikan obat perlu resep tanpa resep. Jadi, jika Anda memiliki kebiasaan ini, hentikan sekarang juga. Anda bisa bayangkan jika antibiotika ini tidak ampuh lagi? Anak kita kelak tidak dapat diobati, ketika Anda lansia sudah tidak ada antibiotika yang cocok, dan Anda akan menularkan kuman kebal antibiotika ke orang lain karena Anda lalai menggunakannya. Ayo, sadarlah kita!