Minggu (6/9) kemarin adalah puncak perayaan Shave For Hope (SFH) 2015 yang digelar di Avenue of Stars Lippo Mall Kemang. Ini adalah kali ketiga, acara Shave For Hope diadakan. Apa itu Shave for Hope? Shave for Hope adalah kampanye penggalangan dana sosial untuk meringankan beban anak-anak pasien kanker yang akan disalurkan ke Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI-C3). Adalah Steny Agustaf Rahman, MC kondang tanah air yang menjadi penggagas berdirinya social movement ini. “Kami juga hadir untuk memberikan dukungan moril kepada anak-anak penderita kanker, kami mengajak masyarakat untuk mencukur rambut mereka dengan begitu, anak-anak penderita kanker tidak akan merasa sendiria,” ujar Steny. Tahun 2013 silam, SFH berhasil menggalang total dana Rp 1,1 miliar dan diikuti oleh 3.281 orang shavee (orang yang dicukur rambutnya). Tahun 2015, target dana adalah sebesar Rp 2 miliar dan 5.000 shavee. Mengapa harus mencukur rambut untuk berpartisipasi dalam acara SFH ini? Shave For Hope Bagi penderita kanker, kemoterapi merupakan sebuah proses yang harus dijalani untuk terus bertahan hidup. Efek yang ditimbulkan dari kemoterapi adalah hilangnya helai demi helai rambut dan membuat kebanyakan dari mereka harus merelakan kepala mereka botak saat menjalani terapi yang entah kapan berakhir, dan hal tersebut tidaklah mudah untuk dijalani oleh penderita kanker khususnya anak-anak. “Because kids should be smiling, not fighting cancer,” kata Eddi Brokoli, ikon SFH tahun 2013. Eddi berhasil menyumbangkan Rp 160 juta untuk SFH dengan mencukur rambut kribonya pada puncak perayaan SFH dua tahun silam. Tahun 2015 ini, ada 10 (sepuluh) selebriti nasional yang ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Diantaranya adalah, Indra Bekti, Sogi Indra Dhuaja, Tora Sudiro, Danang Postman, Adit Insomnia, Ananda Omesh, Bertrand Antolin, Rhesa Aditya (Endah n’ Rhesa), Alexander Thian, dan Asty Ananta. Shave For Hope 2015 Sebagian besar selebriti ini termotivasi oleh aksi yang dilakukan oleh Eddi Brokoli. Lain hal dengan Adit Insomnia, Omesh, dan Alexander Thian yang memiliki pengalaman pribadi memiliki anggota keluarga dan teman yang berjuang melawan kanker. “Sudah hampir 19 tahun, gue ngerasain ditinggal sama orang yang paling gue saying di hidup gue, yaitu nyokap gue. Hampir setahun lebih beliau harus bertahan melawan kanker,” papar Adit Insomia. Kehadiran selebriti-selebriti Indonesia ini dalam SFH menurut Steny Agustaf diharapkan akan semakin menambah tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya kanker terutama bagi anak-anak Indonesia. “Bertambahnya jumlah donasi pun turut menjadi salah satu “goal” Shave for Hope tahun 2015 ini,” ucap Steny. Selain ke sepuluh selebriti di atas, acara SFH dimeriahkan pula oleh aksi panggung Barry Likumahuwa and friends, The Overtunes, Rio Febrian, dan penampilan Tompi menjelang akhir acara. Total dana yang terkumpul pada acara SFH kemarin adalah sebesar Rp 2.034.000.000,- (Dua Milyar Tiga Puluh Empat Juta Rupiah)  dan akan disalurkan sepenuhnya melalui Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. Donasi masih terus berlanjut, bagi sobat yang ingin mendonasikan rezekinya bisa ke Kitabisa.com atau kunjungi website resmi shaveforhope.org untuk info dan kegiatan SFH. Mari berbagi! Sesuai dengan tema SFH tahun 2015 ini: Be The Hero, Be The Hope.