Risiko kematian akan meningkat seiring dengan setiap kilogram kenaikan berat badan Anda. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari 19 penelitian yang diikuti 1,46 juta orang dewasa kulit putih selama 5 hingga 28 tahun. Bahkan jika Anda tidak merokok dan memiliki kesehatan yang baik, risiko kematian meningkat sebanyak 31% setiap kenaikan 5 poin dari Indeks Massa Tubuh (IMT) Anda. Indeks Massa Tubuh adalah cara pengukuran massa tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan. Cara menghitung IMT adalah berat badan (kg) dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). IMT normal adalah 18,5 hingga 24,9. Kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko kematian:
  • IMT 25,0 hingga 29,9 meningkatkan risiko kematian hingga 13%
  • IMT 30,0 hingga 34,9 meningkatkan risiko kematian hingga 44%
  • IMT 35,0 hingga 39,9 meningkatkan risiko kematian hingga 88%
  • IMT 40,0 hingga 49,9 meningkatkan risiko kematian hingga 251%
Rokok dan penyakit kronis mempunyai risiko terhadap kematian. Oleh sebab itu penelitian ini tidak mengikutsertakan perokok dan orang yang sudah mempunyai penyakit yang mendasari. Angka-angka ini adalah gambaran untuk wanita yang tidak merokok dan tidak memiliki penyakit pada tubuhnya. Risiko ini serupa pada pria. “Kami menyimpulkan bahwa baik overweight maupun obesitas keduanya berhubungan dengan peningkatan semua penyebab kematian. Penyebab kematian pada orang dengan IMT  20,0 hingga 24,9 lebih rendah,” tutur Amy Berringhinggan de Gonzalez, DPhil dari National Institutes of Health beserta koleganya. Berat badan yang di bawah normal juga meningkatkan risiko kematian. Namun masih belum jelas apakah yang menjadi penyebab kematiannya. Sumber : http://www.webmd.com/diet/news/20101201/every-excess-pound-gained-raises-risk-of-death