Selamat Hari Anak Nasional 2015, Lindungi Anak dari Kekerasan. Indonesia Butuh Generasi Penerus yang Sehat dan Kreatif Anak Indonesia patut berbahagia karena baru saja merayakan hari jadinya pada tanggal 23 Juli 2015. Hari Anak Nasional (HAN) mengusung tema “Anak Indonesia Sehat, Kreatif dan Berakhlak Mulia”. Dalam rangka HAN ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berpesan melalui akun twitter pribadinya @Jokowi agar orangtua selalu menjaga dan membuat anak gembira karena anak adalah pewaris pertiwi. Tanpa anak-anak yang sehat, kreatif dan berakhlak mulia, Indonesia tidak bisa berkembang. Meningkatnya kasus kekerasan beberapa akhir ini, juga mengundang pendapat serupa dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam. Dikutip dari salah satu sumber, Asrorun Niam menegaskan bahwa jumlah kekerasan anak yang cenderung meningkat, seharusnya menjadi perhatian bagi pemerintah dan negara. Kekerasan yang terjadi menunjukkan perlindungan terhadap hak anak belum terlindungi dan terjamin dengan baik. Masih teringat tentang kasus kekerasan dan pembunuhan yang terjadi pada salah satu anak di Bali. Penyiksaan yang kerap dilakukan oleh orang terdekat ataupun tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang lain semestinya membuat negara mewujudkan kepeduliannya terhadap hal ini. Selain kekerasan, kasus penculikan terhadap anak juga jangan diabaikan. Sepatutnya orangtua mengawasi dan menjaga anak dengan baik. Orangtua sebagai tonggak perlindungan terhadap anak sebaiknya menjamin hak dan perlindungan anak agar tetap terjaga. Kasus yang melibatkan anak ini juga memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, baik dari pemerintah ataupun lembaga swasta lainnya. Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi pesan penting bagi seluruh komponen masyarakat bahwa anak adalah generasi penerus bangsa yang potensial. Lindungi anak dari kekerasan karena Indonesia butuh generasi penerus yang sehat dan kreatif.  

Ada pertanyaan seputar anak? Tanyakan di sini !