Hepatitis A merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh virus. Setiap tahunnya terjadi 1.4 juta kasus di dunia. Lalu, bagaimana penyakit ini dapat menyebar? Seseorang dapat terinfeksi virus hepatitis A melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi serta kontak langsung pada orang yang telah terinfeksi virus hepatitis A. Berbeda dengan hepatitis B atau C, infeksi hepatitis A tidak menyebabkan penyakit kronis pada organ liver dan jarang menyebabkan komplikasi yang bersifat fatal. Namun, tentunya bila tidak tertangani dengan segera dapat menyebabkan gejala yang bersifat akut dan dapat meningkatkan mortalitas. Masa inkubasi dari penyakit hepatitis A terjadi selama 14-28 hari. Gejala yang muncul antara lain: demam, lemas, penurunan nafsu makan, diare, mual, muntah, nyeri perut, air urin berwarna seperti teh, serta kulit dan warna mata yang kuning. Gejala infeksi yang terjadi pada dewasa dapat lebih terlihat bila dibandingkan infeksi pada anak. Pada anak di bawah usia 6 tahun, gejala tidak selalu muncul. Semua orang yang belum divaksinasi hepatitis A atau sebelumnya pernah terinfeksi hepatitis A, dapat terinfeksi dengan virus hepatitis A. Kasus infeksi ini tentunya berhubungan dengan rendahnya kebersihan air serta sanitasi yang buruk. Maka, salah satu cara yang cukup efektif dalam menurunkan kasus hepatitis A adalah melalui peningkatan kebersihan sanitasi. Sumber: WHO