Pernahkah kita perhatikan seberapa sering kita mampir ke restoran cepat saji dalam 1 bulan? Seberapa sering kita memesan burger sebagai pilihan makanan kita saat itu? Ternyata burger yang sering kita konsumsi salah satu penyebab polusi udara. Bahkan polusi yang dihasilkan lebih banyak dari asap truk. Dalam proses pembuatan burger biasanya digunakan alat yang sering disebut charboiler. Alat ini merupakan meja panggangan yang dibuat untuk memanggang makanan panas dengan cepat. Ternyata alat ini mengeluarkan polusi 2 kali lebih banyak dari truk diesel. Dan hal ini dapat merusak ozon. Hasil uji laboratorium Center for Environmental Research and Technology (CE-CERT) menemukan bahwa alat itu menghasilkan sejumlah besar lemak, asap, panas, uap air dan produk sisa pembakaran. Pada tahun 2007, lembaga bernama Air Quality Management Plan, South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) menegaskan bahwa emisi dari charbroiler merupakan sumber partikel yang tidak terkendali dan jumlahnya mencapai lebih dari 2 kali polusi dari truk diesel. "Sebagai perbandingan, sebuah truk trailer harus mengemudi 143 mil atau sekitar 230 km di jalan bebas hambatan untuk mengimbangi massa partikel yang dihabiskan untuk memasak 1 burger menggunakancharbroiler," Kata Bill Welch dari CE-CERT seperti dilansir Medical Daily, Selasa (25/9/2012). Para peneliti percaya bahwa solusi untuk meminimalisir polusi dari pembuatan burger ini adalah menghilangkan lemak pembuangan dan memerangkapnya di dalam air. Welch dan timnya sedang mengevaluasi aliran udara yang dikeluarkan charbroiler sebelum dan setelah melewati alat kontrol kemudian mengukur seberapa efektifkah metodenya itu.   Sumber: DetikHealth