Para peneliti dari Faculty Scholar at the Fraternal Order of Eagles Diabetes Research Center, menemukan adanya senyawa pada apel yang melindungi tikus dari kegemukan. Senyawa ini dimungkinkan adalah asam ursolat yang meningkatkan otot dan lemak cokelat. Otot dan lemak cokelat ini penting dalam usaha membakar kalori. Studi ini dipublikasikan di jurnal PLoS ONE, dan diketuai oleh Christopher Adams, M.D., Ph.D. Christopher mengatakan asam ursolat ini mereka tambahkan pada tikus yang menjalani diet tinggi lemak yang tentunya sebabkan kegemukan dan sindrom metabolik. Asam ursolat ini meningkatkan kadar otot tikus dan mengurangi risiko perlemakan hati. Hmmm, mudah-mudahan kelak hal ini bisa diaplikasikan juga di manusia. Bukan begitu, Sobat TanyaDok? Sumber: Medindia.net