Dalam Journal of Urology edisi online Januari 2012 disebutkan bahwa wanita pengidap diabetes mellitus yang juga mengalami kegemukan dapat mengurangi risiko mengompol (atau disebut juga inkontinensia urin) jika mereka menjalani pengurusan berat badan. Penurunan berat badan ini terutama pada kadar lemak di perut. Pasien diabetes biasanya sangat berisiko untuk sulit menahan kencing sehingga mudah mengompol. Pada penelitian ini, wanita pasien diabetes mengalami penurunan berat badan rata-rata 8,5 kg setiap tahunnya dan risiko mengompolnya menurun. Menurut peneliti, Suzanne Phelan, penurunan ini juga bermanfaat dalam memperbaiki kontrol diabetes dan penurunan risiko terjadinya penyakit jantung. Jika ditanyakan bagaimana mekanisme bisa menurunkan risikonya, perihal ini memerlukan penelitian lebih lanjut. Sumber: Journal of Urology, online January 19, 2012.