Mengangkat seluruh mata melalui pembedahan ketika menderita kanker mata tingkat lanjut lebih menguntungkan daripada kemoterapi, menurut laporan terbaru yang dipublikasikan pada Journal of Clinical Oncology. Penelitian ini  dipimpin oleh Princess Margaret Hospital dan Beijing Tongren Hospital di Cina. Lebih dari 100 anak dengan rata-rata usia 18 bulan disertakan dalam studi ini. Semua anak tersebut menderita retinoblastoma. Operasi dilakukan segera setelah diagnosis dibuat dan tidak ada dari bayi-bayi tersebut yang meninggal, dibandingkan dengan adanya 17% kematian di antara bayi yang harus menunggu tiga bulan untuk menjalani kemoterapi. " Kemoterapi, selain terlalu banyak digunakan di seluruh dunia, hal tersebut  juga merusak  kondisi anak-anak tersebut. Ketika kemoterapi diberikan pada arteri yang 'memberikan makanan' pada mata, hal tersebut dapat memperbesar tumor pada mata, tetapi Anda tidak akan melihat ketika kanker menyebar dan bertumbuh di dalam otak, atau bagian lain dari tubuh, " kata dr. Brenda Gallie, ketua penelitian tersebut. Sumber-Medindia