Demam berdarah dengue adalah salah satu penyakit endemik di Indonesia yang sering menimbulkan banyak korban. Berbagai upaya telah dilakukan untuk  mengendalikan nyamuk , seperti pengasapan dan penggunaan bubuk abate, gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk),  namun masih kurang efektif dalam menekan populasi nyamuk Aedes aegypti, penyebar virus Dengue. Namun saat ini ada sebuah terobosan baru untuk mengendalikan penyebaran virus Dengue ini dengan menggunakan bakteri Wolbachia. Peniliti Australia, Prof Scott O'Neill berhasil menemukan bahwa bakteri Wolbachia ini mampu menghambat transmisi virus dengue dari nyamuk Aedes aegypti ke manusia. Bakteri Wolbachia hidup di dalam 70% dari 5 juta spesies serangga. Jika bakteri ini disuntikkan ke dalam nyamuk dan nyamuk tersebut kawin dengan nyamuk biasa, akan lahir generasi nyamuk yang terinfeksi bakteri Wolbachia dan tidak dapat menyebarkan virus Dengue. Semoga penemuan ini dapat menekan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Sumber : Kompas 28 Februari 2012  Hal. 14