Percayakah anda bahwa sebetulnya orang dengan obesitas turunan mempunyai bau mulut yang khas? Ternyata sebetulnya iya, demikianlah yang diungkapkan pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. Bau tersebut dihasilkan oleh organisme di usus kita. obesitasGas tersebut adalah metan. Sayangnya, metan merupakan gas yang tidak berbau. Dr. Ruchi Mathur dari Cedars-Sinai Medical Center menemukan bahwa organisme bernama archaea, tumbuh di usus kita dan terkait dengan peningkatan berat badan. Organisme ini melepaskan gas metan secara berkala. Awalnya dimulai dari penemuan pada pasien-pasiennya yang mempunyai indeks massa tubuh (IMT) lebih tinggi 7 poin dari rerata mempunyai kadar metan yang lebih tinggi pada nafas mereka. Setelah penelitian lebih dari 800 partisipan, ternyata IMT sebesar 2.4 diatas normal sudah memiliki kadar metan yang lebih tinggi pada nafasnya. Organisme spesifik dari organisme keluarga archaea ini adalah Methanobrevibacter smithii, yang terdapat pada 70% usus manusia, tapi meningkat secara tidak normal pada 30% orang. Presentase inilah yang membuat obesitas turunan dapat terdeteksi lebih dini. Sumber: Time HealthLand