285-SupplementsStress

Produk suplemen makanan SPARTAX dilarang ijin beredar oleh BPOM karena telah terbukti¬†mengandung bahan kimia obat Hydroxythiohomosildenafil yang dapat menyebabkan efek kehilangan penglihatan dan pendengaran, stroke, serangan jantung bahkan kematian. Akibat hal tersebut, pihak BPOM segera membatalkan persetujuan pendaftaran serta memberi perintah kepada PT Dipa Pharmalab Intersains terkait pemberhentian produksi, penarikan semua produk suplemen makanan SPARTAX di seluruh tempat dan pemusnahan stok produk suplemen makanan SPARTAX. Kepada masyarakat, pihak BPOM juga memberikan peringatan untuk menghentikan pemakaian produk suplemen makanan SPARTAX dan menghubungi dokter atau pelayanan kesehatan jika terjadi gangguan setelah mengonsumsi supelemen ini serta selalu waspada terhadap pembelian produk obat dan supelemen yang dijual online atau tidak terdaftar. BPOM menghimbau masyarakat untuk teliti sebelum membeli produk.   Sumber: Badan POM. 2015. Siaran Pers Peringatan Publik Produk Suplemen Makanan SPARTAX.