Menurut peneliti pada Slone Epidemiology Center di Universitas Boston, perempuan Afrika di Amerika biasa  memerangi obesitas dengan makanan diet sehat kaya sayuran dan buah-buahan. Perempuan Afrika yang mengkonsumsi sayur dan buah mengalami berat badan yang tetap selama periode 14 tahun terakhir dibandingkan mereka yang mengkonsumsi diet daging merah dan makanan berlemak. Ini adalah studi prospektif pertama yang menghubungkan antara makanan diet sehat dengan berat badan tetap kurang pada wanita Afrika di Amerika, yang merupakan sebuah populasi dengan prevalensi obesitas yang tinggi . Studi tersebut meminta data peserta tentang diet mereka pada awal studi (tahun 1995), dan kembali enam tahun kemudian pada tahun 2001. Dua pola makanan diet sehat utama tersebut telah diidentifikasi: 1) Tinggi konsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, ikan dan biji-bijian, dan 2) Rendah konsumsi daging merah, daging olahan, kentang goreng dan ayam goreng. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi diet tinggi sayuran dan buah mengalami berat badan tetap selama lebih dari 14 tahun dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi diet tinggi daging dan lemak. Wanita yang mengkonsumsi diet tinggi dalam daging dan makanan yang digoreng juga didapati lebih berat daripada wanita dengan asupan rendah makanan ini. Para peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa temuan menunjukkan bahwa menggantikan daging merah dan makanan yang digoreng dengan sayuran dan buah dapat menurunkan tingkat obesitas Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam Journal of Clinical Nutrition, didasarkan pada data dari Women's Health Study Black (BWHS).   Sumber-Medindia