Sobat yang pernah menjalani operasi LASIK untuk memperbaiki ketajaman mata, atau bedah photorefractive keratectomy (PRK) pastinya pernah merasanya nyeri pada mata pada beberapa hari setelah pelaksanaan bedah. Biasanya untuk meredakan nyeri ini akan diberikan obat tetes mata anti nyeri yang harus diberikan secara teratur oleh pasien.  Cara ini memang kurang nyaman dan tentunya kelemahan lainnya adalah kadang kala dosisnya dapat berlebihan. Kini ada sekelompok peneliti dari Universitas Florida yang melaporkan bahwa mereka tengah mengembangkan cara untuk memberikan obat anti nyeri pada mata yang diberikan dengan cara menggunakan lensa kontak. Mereka mengembangkan adanya agregat vitamin E yang bersifat sangat hidrofobik (tidak berikatan dengan air) pada lensa sebagai penahan pada penyerapan obat untuk meningkatkan lamanya pengeluaran obat. Beberapa obat anti nyeri atau anestesi yang digunakan adalah lidokain, bupivakain, dan tetrakain. Lensa kontak ini nantinya dapat mengeluarkan obat untuk selama 1-7 hari, tergantung pada obat tersebut dan tentunya sangat bermanfaat bagi mereka yang baru saja menjalani bedah mata seperti LASIK. Disarikan dari Medgadet