"Lapisan kornea mata yang sebelumnya tidak diketahui, akhirnya ditemukan!" Inilah yang dipublikasikan pada sebuah jurnal penelitian di Ophthalmology pada awal Juni lalu. Sebelumnya kita hanya mengetahui lima buah lapisan kornea. Lapisan ini ditemukan dengan bantuan mikroskop elektron oleh tim Harminder Singh Dua, sehingga lapisan ini dinamakan lapisan Dua. Tim ini berasal dari Universitas Nottingham, Inggris. Mereka menemukan adnya satu lapisan yang berbeda, yang sebenarnya urutan keempat dari depan dan dengan ketebalan hanya 15 mikrometer, yang secara anatomis terletak di antara lapisan stroma dan membran Descemet. [caption id="attachment_21165" align="aligncenter" width="400"]Lapisan Mata. Sumber: sci-news.com Lapisan Mata. Sumber: sci-news.com[/caption] Dengan adanya penemuan ini, tidak hanya buku anatomi kedokteran bahkan biologi SMA yang perlu ditulis ulang, bahkan memberikan wawasan klinis yang baru. Lapisan ini akan mengakibatkan perubahan pertimbangan pada saat transplantasi atau cangkok kornea. Saat bedah, dokter bedah akan memasukkan gelembung udara ke dalam stroma (disebut "teknik gelembung besar"). Dalam kondisi tertentu, gelembung dapat pecah dan mencederai mata pasien. Namun, jika gelembung dimasukkan di bawah lapisan Dua, maka akan mengurangi risiko cedera karena sifatnya yang kuat. Penemuan ini juga menyempurnakan pemahaman dokter terhadap penyakit hidrop akut, descemetocele, dan distrofi pra-Descemet. Disarikan dari Ophthalmology dan Press Release Universitas Nottingham