Komnas PT bekerjasama dengan perusahaan shopping ternama Lotte Shopping Avenue, Fitness First dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI)  melaksanakan KTR (Kawasan Tanpa Rokok) sebagai wujud nyata pemenuhan hak konsumen dan masyarakat luas di dalam area mall. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh pada Minggu, 31 Mei 2015. Sesuai Peraturan pemerintah No 109 tahun 2012 yang menjelaskan tentang pelaksanaan KTR, bahwa dengan adanya KTR diharapkan lingkungan menjadi lebih bersih, bebas tanpa asap rokok.   Komitmen ini diharapkan dapat diikuti oleh sejumlah instansi di Indonesia untuk mengatasi tingginya angka perokok pasif, terutama anak-anak. [caption id="attachment_184004" align="alignnone" width="600"]Kegiatan KTR 100% dalam HTTS 2015 Kegiatan KTR 100% dalam HTTS 2015[/caption] Penegakan KTR di tempat umum sebagai penjamin hak hidup bagi perokok pasif, tetapi juga bagi perokok aktif, pemerintah ataupun sektor swasta. KTR 100% tidak hanya menjaga hak kesehatan dan udara bersih dari perokok pasif, namun juga membantu menurunkan konsumsi pada perokok aktif dan membantu perokok yang ingin berhenti dari kecanduan. Pemerintah tentunya akan mendapatkan manfaat dari penerapan KTR 100% sebagai bentuk pencegahan dari pemborosan biaya Negara untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok. Tidak hanya itu, penerapan KTR 100% juga memberikan manfaat bagi pemilik usaha/ bisnis. Bukti di banyak Negara telah menunjukkan bahwa penerapan KTR 100% tidak berpengaruh terhadap keuntungan bisnis pemilik usaha. Bahkan pada beberapa tempat, penerapan KTR 100% dapat memberikan keuntungan tambahan sebagai dampak dari penghematan biaya kesehatan bagi karyawan atau pekerja. Ahn Chi Woo, General Manager Marketing Lotte Shopping Avenue menjelaskan bahwa Lotte Shopping Avenue siap berkomitmen untuk mewujudkan kawasan layak anak melalui KTR 100%. Penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 yang mengatur perlindungan masyarakat dari bahaya rokok melalui penegakkan KTR harus dipatuhi dan diterapkan di tempat-tempat publik dan pelayanan kesehatan, seperti  tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Dengan begitu, KTR 100% dapat terwujud dengan baik untuk mendukung peningkatan kesehatan warga.     Dikutip dari: Press Release. Peringatan Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2015.