Belum lama ini Provinsi Riau diselimuti oleh kabut asap akibat dari kebakaran hutan yang terjadi. Sebagian besar masyarakat mengalami penyakit ISPA akibat dari kejadian tersebut. Selain itu, kabut asap yang menyelimuti Riau menyebabkan beberapa penerbangan dihentikan. Namun, Minggu (16/03) hujan buatan dilakukan untuk mengurangi kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru dan Bukittinggi. Hujan buatan yang sudah dilakukan tersebut sangat membantu warga supaya tidak terus mengirup asap yang berbahaya. Dan, berdasarkan pantauan satelit pasca hujan menunjukkan bahwa tidak ada titik api yang terdeteksi di Riau. [caption id="attachment_24745" align="aligncenter" width="400"]Kabut Asap di Riau Kabut Asap Selimuti Riau[/caption] Walaupun situasi saat ini sudah terkendali, warga mengaku masih khawatir asap akan kembali pada musim kemarau. Pada saat kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono ke Riau pada hari Minggu, Presiden meminta semua lembaga terkait agar memastikan api padam dan asap hilang dalam waktu paling lama tiga minggu. Yudhoyono pun meminta agar pelaku pembakaran hutan dihukum setegas-tegasnya. Presiden turun ke lapangan dan memimpin pengendalian kabut asap di Riau, pihak-pihak terkait pun secara intensif dilaporkan melakukan pemadaman. Tahukan kalian kalau kabut asap dapat berakibat buruk bagi kesehatan? Asap bisa menyebabkan kita menjadi tidak sehat (baca: Tips Hidup Sehat dengan Murah). Apalagi sempat diberitakan bahwa polusi udara bisa meningkatkan risiko diabetes lho! (baca: Polusi Udara Berhubungan dengan Risiko Diabetes). Kabut asap akibat kebakaran hutan dapat dikategorikan sebagai polusi udara. Polusi udara dapat meningkatkan resiko akan rusaknya kulit sampai dua kali. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya radiasi ultraviolet (uv). Dalam sebuah peretemuan American Academy of Dermatology (AAD), paparan berulang pada radiasi ultraviolet dari sinar matahari dapat meningkatkan resiko terjadinya kerutan pada wajah, kulit yang rusak bahkan resiko kanker kulit. Penelitian dilakukan untuk melihat efek dari paparan polusi dari lingkungan lain pada kesehatan kulit di antaranya adalah perubahan temperature ekstrim. (baca: Polusi Mengganggu Kesehatan Kulit) Selain itu, kabut asap dapat mengakibatkan masyarakat terserang Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) . Oleh karena itu, sangatlah penting bagi masyarakat untuk menggunakan masker kala kabut asap masih menyelimuti Riau. Nah bagi SObat yang tinggal di Riau, gunakanlah masker selalu dan kurangi aktivitas di luar ruangan. Dan untuk Sobat yang tidak tinggal di area Riau dan sekitarnya mari kita doakan supaya kebakaran hutan di Riau segera padam dan yuk hindari dan kurangi polusi udara agar kita semua tetap sehat!   Sumber : BBC Indonesia