Jakarta Neurology Exhibition, Workshop, & Simposium (Jak-News) merupakan pendidikan neurologi berkelanjutan (continuing neurology education, CNE) yang telah rutin diselenggarakan oleh kerjasama Departemen Neurologi FKUI-RSCM serta Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) JAYA. Acara tahun ini dihadiri sekitar 800 peserta workshop (pelatihan) dan simposium serta sekitar 35 exhibitor (peserta pameran). Secara keseluruhan, enam hari penyelenggaraan acara ini terdiri dari 4 hari pelatihan dan 2 hari simposium dengan mengambil 2 tempat pelaksanaan acara, di RSCM dan Hotel Borobudur, Jakarta.

Pendidikan kedokteran berkelanjutan yang merupakan syarat utama dalam praktik kedokteran untuk memenuhi kewajiban dokter praktik umum maupun spesialis mengembangkan kompetensinya, adalah maksud awal acara ini terselenggara. Banyaknya kasus neurologis yang memerlukan pendekatan komprehensif dan manajemen yang terintegrasi dengan disiplin ilmu lainnya, kemudian menjadi arah pembentukan tujuan umum acara tahun ini, yaitu mengembangkan kompetensi dokter umum dan dokter spesialis saraf, perawat, serta operator EEG di bidang neurologi.

a236f4d4-ce5e-47a9-9c02-54df4bf1a81f

Atas acara yang telah terselenggara ini, panitia dan seluruh kontributor Jak-News 2016 layak diberi apresiasi tinggi karena telah berhasil menggabungkan banyak materi-materi terkini yang telah direvisi dan diperbarui oleh para ahli terkemuka untuk dibagikan kepada dokter umum dan ahli saraf dalam bentuk rangkaian simposium, pelatihan, sesi khusus serta presentasi lisan dan poster yang membahas semua aspek neurologis. Pada acara ini, panitia juga membagikan secara gratis buku atlas EEG, CD pemeriksaan dan latihan vestibular, serta naskah lengkap simposium untuk seluruh peserta.

Rangkaian acara diawali dengan penyelenggaraan pelatihan Jak-News yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan “hands on” para peserta pelatihan dalam penggunaan alat-alat diagnostik dan terapeutik untuk penyakit-penyakit maupun kondisi akibat gangguan sistem saraf. Terdapat 15 pelatihan yang digelar dalam 4 hari pelatihan Jak-News yang penyelenggaraannya dibagi di 2 tempat berbeda, pada tanggal 12, 13, dan 17 Maret 2016 mengambil tempat di RSCM dan pelatihan hari terakhir pada tanggal 18 Maret 2016 mengambil tempat di Hotel Borobudur, Jakarta.

Rangkaian acara Jak-News kemudian dilanjutkan dengan simposium, yang pada hari pertama simposium 19 Maret 2016, terlihat sejak pukul 07.00 pendaftaran peserta telah dibuka dan banyak peserta yang sejak pagi dengan antusias yang tinggi memadati seluruh tempat acara simposium berlangsung, baik ruang acara utama, maupun area exhibition (pameran). Tepat pukul 08.00 acara simposium dimulai yang terpusat di ruang Flores B yang dipadati peserta yang antusias atas penyelenggaraan acara ini, dengan pemberian kata sambutan dari ketua panitia Jak-News 2016, dr. Salim Harris, SpS(K), FICA; kepala departemen Neurologi FKUI-RSCM, dr. Diatri Nari Lastri, SpS(K); ketua PERDOSSI JAYA, dr. Taufik Mesiano, SpS; serta ketua PERDOSSI, Prof. Dr. dr. Moh. Hasan Machfoed, SpS(K), MS. Setelah rangkaian kata sambutan, simposium secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Prof. Dr. dr. Moh. Hasan Machfoed, SpS(K) dan pengguntingan pita oleh Prof. dr. Teguh AS Ranakusuma, SpS(K).

Rangkaian simposium dilaksanakan secara paralel di 4 ruangan berbeda. Sepuluh symposium di hari pertama digelar dengan tema-tema, sebagai berikut:

  • Simposium 1: Neuropaediatric: Spectrum of Autism
  • Simposium 2: Neurootology: Sudden Deafness and Vertigo
  • Simposium 3: Stroke Prevention in Atrial Fibrilation: Current Evidence and Practice
  • Simposium 4: Neurointensive Care: Approach of Critically III Patients
  • Simposium 5: Movement disorder: Pitfalls in Diagnosis and Management
  • Simposium 6: Venous Thromboembolism in Cerebrovascular Diseases
  • Simposium 7: Endovascular Management in Stroke
  • Simposium 8: Autoimmune Diseases and CNS infection
  • Simposium 9: Acute and Chronic Pain Management in Cancer Pain
  • Simposium 10: Diabetic Complication and Management in Neurological Perspective

Rangkaian acara simposium hari pertama selesai pada pukul 16.00, namun panitia menggelar acara lanjutan khusus yang dinamai “kangen.com NANO UI” yang adalah acara reuni bagi seluruh alumni Departemen Neurologi FKUI-RSCM. Ada banyak pertunjukkan yang ditampilkan oleh para alumnus dan panitia, seperti pertunjukkan ukulele, ensemble, spike band, dan angklung.

Tidak terlihat penurunan antusias peserta pada pelaksanaan simposium hari kedua, Minggu, 20 Maret 2016 yang juga dilaksanakan di 4 ruangan berbeda dengan 10 simposium bertema, sebagai berikut:

  • Simposium 11: Update in Risk Factor to Medication Complication in Stroke
  • Simposium 12: Sleep and Movement Disorder
  • Simposium 13: Understanding Mechanism of Uncommon Causes of Stroke
  • Simposium 14: Neurobehavior: Focused on Aphasia
  • Simposium 15: Peripheral Nerve Disorder
  • Simposium 16: Epilepsy and Paroxysmal Disorder
  • Simposium 17: Challenge in Management of Neuropathic Pain
  • Simposium 18: Breakthrough on Neurorestoration
  • Simposium 19: Bone and Joint/ MerC
  • Simposium 20: Spinal Cord Injury: From Diagnosis to Future Treatment

Sebelum acara simposium ditutup, terlihat kemeriahan karena pembagian beberapa doorprize menarik yang dipersembahkan oleh panitia atas dukungan beberapa sponsor. ProSehat sebagai salah satu pendukung acara ini menyediakan doorprize berupa 1 buah smartphone yang dimenangkan oleh dr. Effendy Hartungi, Sp.PD dari Makassar, yang penyerahan hadiahnya secara simbolis diserahkan oleh founder ProSehat, dr. Gregorius Bimantoro dan didampingi oleh dr. Amanda Tiksnadi, SpS sebagai wakil dari panitia. Selain smart phone dari ProSehat, beberapa sponsor lain juga menyiapkan doorprize menarik yang beberapa diantaranya adalah external hard disk 3T, macbook 11, dll.

Simposium ditutup pada pukul 15.00 wib dengan pengumuman pemenang presentasi oral dan poster yang dilanjutkan upacara penutupan resmi oleh ketua panitia, dr. Salim Harris, SpS(K), FICA. Setelah acara penutupan berakhir, seluruh peserta dengan tertib keluar ruangan untuk mengambil sertifikat yang mendapatkan 8 SKP IDI.

Acara Jak-News tahun ini layak untuk mendapatkan apresiasi luar biasa atas sumbangsih baik yang telah diberikan bagi dunia kesehatan pada umumnya dan secara khusus bagi disiplin ilmu neurologi, serta para pengembang kesehatan di bidang neurologis, seperti industri farmasi yang juga terlihat memiliki antusias yang tinggi untuk mendukung kelangsungan acara ini. Hal tersebut dapat dilihat dari perserta pameran yang didominasi oleh industri farmasi.

Semoga acara Jakarta Neurology Exhibition, Workshop, & Simposium (Jak-News) 2016 dapat membawa paradigma baru bagi disiplin ilmu ini dan pagelaran acara yang sama di tahun depan dapat membawa lebih banyak inovasi bagi pengembangan disiplin ilmu neurologi di Indonesia.

Berikut kemeriahan Jak-News 2016 kemarin, yang tertangkap sepanjang acara:

[gallery link="none" ids="230293,230294,230295,230296,230297,230298,230299,230300,230301,230302,230303,230304"]