Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa hidup sendiri (dalam arti hidup tanpa pasangan, tidak dengan keluarga, atau tidak dengan teman satu rumah) pada usia produktif dapat meningkatkan risiko depresi. Hal ini senada dengan kelompok lansia yang juga hidup sendiri setelah ditinggal pasangannya. Penelitian ini dilakukan pada 3.500 pria dan wanita pada usia 30 sampai 65 tahun di Finlandia. Mereka menemukan bahwa seperempat mereka yang hidup sendiri, menggunakan obat antidepresan selama 7 tahun penelitian. Hal ini memang cukup tinggi bila dibandingkan hanya 16% pada mereka yang hidup bersama pasangan, keluarga, atau teman serumah. Hal ini diamini oleh Laura Pulkki-RÃ¥back, Ph.D dari Universitas Helsinki. Ia mengatakan hidup sendiri memang merupakan salah satu faktor risiko gangguan kesehatan mental. Sumber: CNN Health