Maraknya produk minuman berenergi tanpa disertai aturan pakai yang sesuai membuat jenis minuman ini berbahaya bagi kesehatan. Hal ini disebabkan karena terjadi salah kaprah pada masyarakat mengenai fungsi dari minuman berenergi. Yakni minuman berenergi berfungi untuk menambah stamina saat bekerja mapunun saat sedang kelelahan atau mengantuk. Padahal minuman ini ditujukan untuk dikonsumsi TAMBAHAN pada keadaan orang tersebut melakukan olah raga berat dengan durasi lebih dari 45 menit, dimana yang utama adalah mengkonsumsi air mineral. Minuman berenergi dapat meningkatkan gula darah dengan drastis dimana terdapat sampai 270 kalori disetiap botolnya. Serta tingkat kafein yang tinggi berkaitan dengan terjadinya kejang, ganguan jantung dan gangguan kepribadian, menurut penelitian di Inggris. Dalam survey yang dilakukan di Inggris, hampir 80 persen orang lupa minum air sebelum berolah raga dimana hal tersebut merupakan hal yang penting dilakukan sebelum berolahraga. Malah 35% memilih mengkonsumsi minuman berenergi dengan alasan untuk menambah stamina, 21% dengan alasan hidrasi yang lebih baik, dan 20% karena rasa minuman tersebut. Parahnya lagi 11 juta orang Inggris mengkonsumsi minuman berenergi di kantor dengan salah satu alasannya karena kelelahan. Padahal menurut Natural Hydration Council Inggris, seseorang seharusnya minum seteguk air mineral setiap 20 menit ketika berolah raga. Dan menurut Dr Paul Gately, Profesor kesehatan olah raga dan Obesitas di Universitas Leeds Metropolitan minuman berenergi hanya berguna untuk olah raga berat dengan durasi diatas 45 menit. Jadi bijaksanalah dalam mengkonsumsi minuman berenergi.   Sumber: www.news-medical.net