Japanese Encephalitis adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Culex, terutama Culex tritaeniorhynchus.  Virus yang dibawa oleh nyamuk ini adalah virus jenis flavivirus yang masih satu genus dengan virus penyebab dengue, demam kuning dan demam West Nile. Penyebaran penyakit ini endemis pada area Asia Tenggara dan Pasifik Barat sehingga diperkirakan lebih dari 3 milyar orang berisiko terkena penyakit ini. Virus JE ini sekalipun ditularkan oleh nyamuk tapi orang yang terinfeksi JE tidak bisa menjadi sumber virus JE. Hal ini berbeda dengan virus dengue. Pada dengue orang yang positif terinfeksi akan menjadi sumber virus dengue bagi nyamuk sehingga gigitan nyamuk lainnya akan menularkan virus ini kepada orang lain. Infeksi virus Japanese Encephalitis atau disingkat JE, biasanya ringan dan tidak bergejala yang nyata, hanya demam dan sakit kepala. Namun, diperkirakan 1 dari 250 infeksi JE yang terjadi menunjukkan gejala yang parah: demam tinggi mendadak, sakit kepala, kaku kuduk, disorientasi, kehilangan kesadaran, kejang, paralisis spastis dan bahkan kematian. Pada kasus-kasus fatal ini 20-30% penderita bisa selamat namun memiliki gejala sisa permanen berupa gangguan intelektual dan gangguan neurologis atau saraf seperti paralisis, kejang berulang dan gangguan bicara. Kabar baiknya adalah penyakit ini sudah ada vaksinnya. Badan Kesehatan Dunia menghimbau agar para pelancong dan penduduk yang bertempat tinggal di tempat endemis untuk melakukan vaksinasi terhadap penyakit ini. Penyakit ini banyak ditemukan pada daerah pinggiran kota dan pedesaan. Tingkat penularan bisa terjadi sepanjang tahun pada tempat yang endemis namun, intensitasnya akan meningkat pada saat musim penghujan dan mendekati musim panen pada negara subtropis. Yuk kita lindungi diri kita dari infeksi virus JE dengan vaksinasi dan lindungi diri gigitan nyamuk! Cegah penyakit sebelum terlambat! Baca dan download : Fakta Japanese Encephalitis   Referensi:
  1. WHO | Japanese encephalitis. [homepage on the Internet]. March 2014 [cited 2014 Apr 1]. Available from: WHO, Web site: here
  2. WHO | A global brief on vector-borne disease. [homepage on the Internet]. 2014 [cited 2014 Apr 1]. Available from: WHO, Web site: here
  3. SEARO | Japanese encephalitis factsheet. [homepage on the Internet]. 2014 [cited 2014 Apr 1]. Available from: WHO, Web site: here
  4. Yoseline, A. Cegah Penularan Penyakit Selama Travelling dengan Vaksin – TanyaDok.com Konsultasi Tanya Dokter. [homepage on the Internet]. 5 Juni 2011 [cited 2014 Apr 2]. Available from:  here