Jakarta- NO ONE should face cancer alone and KIDs should be SMILING not fighting cancer!

Eddi Brokoli

Diabetes
                                                                                        Sumber: @shaveforhope Eddi Brokoli rela mencukur habis rambutnya pada puncak acara ‘Shave for Hope’ di Gandaria City, Minggu (15/9). Selebriti yang identik dengan gaya rambut kribo ini memberikan kontribusi besar dengan mencukur habis rambutnya yang diakuinya telah dirawatnya selama lebih dari 15 tahun. “Ini saya lakukan demi solidaritas dan dukungan terhadap anak-anak Indonesia penderita kanker.” Tutur pemilik nama asli Eddi Hidayatullah. Gandaria City menjadi saksi dimana 2.108 simpatisan area Jakarta melakukan ‘cukur massal’ sebagai wujud empati terhadap anak-anak pengidap kanker di Indonesia. Puncak acara ‘Shave for Hope’ dibuka resmi oleh Jenisa Kamayana (Perwakilan AMSA Foundation) dan Steny Agustaf Rahman (Evio Productions) selaku penggagas aksi sosial ini. Pemberian donasi secara simbolis dari pendukung acara seperti Commonwealth Bank, Ultra Jaya, Swisstime International, dan Price Waterhouse Cooper kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI) menjadi momen penting dalam acara ini. Rambut Eddi Brokoli pun akan dilelang kepada pendukung acara dan diserahkan sepenuhnya ke YPKAI, sebagai pihak penerima donasi keseluruhan acara Shave for Hope. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa setiap tahun penderita kanker di dunia mencapai 6,25 juta orang dimana 4% atau sekitar 250 ribu penderitanya adalah anak-anak. Di Indonesia, setiap tahun, paling tidak rata-rata terdapat 4.100 kasus baru penyakit kanker pada anak di Indonesia. Jenis kanker yang kerap diderita diantaranya adalah kanker darah (leukemia), kanker mata (retinoblastoma), kanker otak, kanker kelenjar getah bening (limfoma), kanker tulang (osteosarkoma).

“Shave for Hope merupakan acara kemanusiaan untuk menunjukan solidaritas kepada penderita kanker pada umumnya, dan anak-anak pada khususnya, yang mengalami kebotakan/kerontokan rambut akibat efek dari pengobatan kemoterapi. Kami berharap serta ‘cukur massal’ ini  bisa menyemangati para penderita kanker.”ujar Ketua YPKAI, Lanang Ariwibowo.IMG_20130915_112820

   Sumber: Dokumentasi Tanyadok.com

Acara berlangsung mengikuti jam operasional mall Gandaria City. Band dan penyanyi-penyanyi local pun ikut hadir memeriahkan acara Shave for Hope, diantaranya D’massiv, Abdul & The Coffee Company, Soulvibe, dan Barry Likumahuwa Project (BLP). Johnny Andrean pun menurunkan timnya sebanyak 75 hair stylists untuk terlibat langsung dalam proses pemotongan rambut para shaves. Tahun 2013 acara ‘cukur massal’ ini menjangkau lebih banyak simpatisan. Total peserta terdaftar sekitar 3.000 orang di empat kota seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.  

IMG_20130915_115213

" Wall of Hope " - Testimoni para Social Angels

Shave for Hope berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Donasi Rambut   Termahal” melalui penghargaan rambut Bpk. Agus Gunawan dari Young Presidents Organization (YPO). Rambut tersebut dihargai sebesar Rp 427.000.000 dan USD 300. “Pencapaian hasil yang melebihi angka yang ditargetkan telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia siap membantu acara sosial selama cara yang digunakan transparan, mudah, dan lintas usia.” Tutup Steny Agustaf Rahman.

IMG_20130915_120559

                                                                                                             Sumber : Tanyadok

Terima kasih untuk social angels yang sudah merelakan rambutnya dicukur. Semoga support dan solidaritas kita bisa memberikan hope atau harapan anak-anak kanker di Indonesia. Indahnya berbagi, sharing is caring, angels! :)