Dosis tinggi dari asam folat (vitamin B9) dapat mengarah kepada masalah dalam kehamilan, menurut sebuah penelitian dari Universitas McGill. Selama ini folat terbukti menurunkan resiko timbulnya kegagalan pembentukan neural tube yang kemudian akan menjadi otak dan tulang belakang. Secara langsung hal tersebut juga menurunkan angka kejadian dari spina bifida ( sumsum tulang belakang yang menonjol melalui sebuah lubang pada tulang). Kali ini, tim peneliti mempelajari efek dari dosis tinggi (kurang lebih 8 mg per hari) asam folat pada tikus hamil. Hasilnya? Mereka menemukan terjadinya perlambatan pembentukan embrio dan terjadi retardasi pertumbuhan. Rekomendasi untuk konsumsi asam folat adalah 0,4 mg per hari. Ketua penelitian, Ms. Rima Rozen berkata, " Hanya karena dosis kecil dari sesuatu itu bermanfaat, bukan berarti semakin banyak berarti semakin baik." Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, bukan? Sumber-Medindia