Bila membaca artikel kami tentang polusi udara di dalam ruangan lebih berbahaya dibanding polusi udara di luar ruangan pada link berikut: /artikel/2010/04/polusi-udara-dalam-ruangan-lebih-bahaya-dari-luar-ruangan, kita tentu bertanya-tanya, bagaimana kita tahu bahwa udara dalam ruangan kita sedang kotor? Udara kotor di luar ruangan mungkin lebih gampang terdeteksi dengan terlihat ada banyaknya asap, tercium bau asap, atau adanya debu berterbangan, hingga kita bersin dan batuk. Sementara udara di dalam ruangan terlihat bersih-bersih saja. Tapi, apa iya udara di ruangan kita bersih? Sebuah situs berita online, HealthDay News, memberikan informasi mengenai bagaimana kita sudah harus mulai curiga pada udara ruangan yang kotor apabila kita mengalami hal-hal berikut:
  1. Merasa lelah atau pusing
  2. Mual
  3. Hidung menjadi gatal
  4. Tenggorokan terasa sakit
  5. Sering sakit kepala
  6. Asma dan masalah pernapasan lainnya
Bila menemukan gejala-gejala tersebut yang terjadi pada beberapa orang dalam ruangan yang sama, selain kita mencurigai adanya infeksi bakteri atau virus, kita juga perlu mencari sumber polusi udara di dalam ruangan, seperti asap tembakau, asap dari pembakaran memasak, uap bahan bangunan, cat, atau perabot ruangan, dan sebagainya.