Lebaran sudah memasuki hitungan hari, itu tandanya jalur mudik sudah mulai dipadati oleh warga yang hendak pulang kampung. Biasanya, kemacetan yang luar biasa akan mengarungi jalur mudik dan tak urung meningkatkan risiko kecelakaan pun. Untuk mengurangi angka kecacatan, kecelakaan dan kematian, Kementrian Kesehatan RI (Kemenkes) menyiagakan beberapa posko kesehatan sepanjang jalur mudik. Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof dr Ali Ghufron Mukti, M.Sc,Ph.D mengatakan, Kemenkes menyiagakan posko kesehatan di jalur mudik seluruh Indonesia. Total posko yang disediakan adalah 2.641 dan 1.554 rumah sakit se-Sumatera, Jawa, dan Bali. "Jumlah pos kesehatan terdiri dari 2.424 milik dinas kesehatan, terdiri dari pos lapangan sebanyak 800 dan 1.624 puskesmas kita siapkan di jalan-jalan yang diperkirakan dilewati oleh para pemudik," ujar Ali Gufron. Ia juga menegaskan bahwa fasilitas, seperti puskesmas dan rumah sakit akan tetap buka selama Hari Raya Lebaran. Terutama, yang berhubungan dengan jalur mudik. "Untuk rumah sakit, terutama emergency, selalu buka 24 jam, dan ada dokter yang siaga sebagaimana semestinya. Kita dorong untuk tetap siaga. Hal ini karena kita berharap agar kecelakaan bisa ditekan serendah mungkin," jelasnya. Sementara itu, telah diketahui bahwa jumlah kecelakaan dari tahun ke tahun sudah mulai menurun. Data Polri pada 2013 terjadi 3.675 kasus kecelakaan dan jumlah tersebut sudah turun 29,8 persen dibandingkan tahun 2012, tetapi masih berakibat 795 orang meninggal. Oleh karena itu, Ali berharap jumlah kecelakaan dan kematian saat mudik pada tahun ini bisa menurun lagi. "Kami berharap tahun 2014 ini bisa menurun lagi. Kalau tahun kemarin bisa menurun sekitar 3,28 persen, tahun ini kita harapkan bisa lebih menurun lagi, paling tidak 4 persen," tutupnya. Sumber : Okezone.com