Akhir-akhir ini kita diberitakan wacana yang menghebohkan. Katanya ada wabah mematikan akibat E. coli yang bermula di Hamburg, Jerman. Kemudian pemerintah Rusia melakukan pelarangan impor sayuran dari negara Eropa lainnya. Ada apa sih? Ternyata terdapat pemberitaan infeksi bakteri E. coli galur baru yang telah tersebar di 12 negara Eropa, yang diduga menyebabkan 18 kasus kematian. Hanya satu dari 18 tersebut yang berasal dari Jerman. 1800 orang dilaporkan sakit karena infeksi ini. E. coli memang adalah flora normal yang terdapat pada usus, namun bila terjadi pergantian galur atau jenisnya ia menjadi bakteri yang bisa sebabkan penyakit. Wabah mematikan ini juga menyebabkan gangguan pada ginjal dan komplikasi pada saraf. Namun menurut ilmuwan dari Pusat Kedokteran Hamburg, dr.  Jörg Debatin, "Sumbernya masih misteri. Kita baru berasumsi bahwa sumbernya dari sayur-mayur. Masyarakat yang tinggal atau berkunjung di Jerman bagian utara (daerah Hamburg), disarankan untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah. Lebih baik dimasak terlebih dahulu." Ahli mikrobiologi molekuler, Alan McNally, dari Universitas Nottingham Trent mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir memang sering ditemukan wabah E. coli di Amerika Serikat dan Jepang dan semuanya bersumber dari sayuran salad. Hal ini diduga disebabkan karena kontaminasi dari air yang digunakan untuk irigasi dan kotoran hewan yang digunakan sebagai pupuk kandang. Tambahnya, "Tak perlu takut untuk konsumsi salad dan buah-buahan. Selama dicuci dan dimasak, aman untuk dimakan." Hingga kini belum ada laporan kasus terjadi di Indonesia. Jadi, Sobat tak perlu takut ya. :)   Disarikan dari CNNHealth