528483-Depression-1364630455-842-640x480 Ya, depresi merupakan gangguan mental yang serius namun dapat diobati. Depresi merupakan sebuah kondisi medis dan bukan kekurangan seseorang. Depresi menyerang kurang lebih 6,7% dari populasi Amerika Serikat diatas 18 tahun.  

#1 Apakah anak-anak bisa terkena depresi?

Bisa. Anak-anak merupakan kelompok dengan peluang yang sama dengan dewasa untuk mengalami depresi. Yang mempengaruhi kejadian depresi pada anak-anak adalah: perubahan kesehatan fisik, kejadian tertentu dalam kehidupannya, keturunan maupun bawaan, pengaruh lingkungan dan adanya gangguan substansi kimia di otak. Diperkirakan 2,5% anak di Amerika Serikat menderita depresi. Pada remaja diperkirakan angka kejadiannya mencapai 4-8%. Depresi pada anak-anak berbeda dengan kesedihan yang normal terjadi dan fluktuasi emosi yang terjadi sepanjang hari yang merupakan tipikal perkembangan proses perkembangan emosi anak. Biasanya juga menyerang anak yang menderita ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disoreder) dan OCD (Obsessive-Compulsive Disorder).  

#2 Apakah bisa kurang tidur menyebabkan depresi?

Tidak. Kurang tidur sendiri tidak dapat menyebabkan depresi namun berperand alam menyebabkan depresi. Kurang tidur dapat disebabkan adanya penyakit atau masalah personal yang dapat mengarah pada kondisi depresi. Gangguan tidur kronis merupakan faktor penting yang dapat menyebabkan depresi.  

#3 Kenapa wanita cenderung lebih mudah depresi?

Wanita lebih mudah depresi dibandingkan pria. Alasan yang mendukung hal ini adalah adanya perubahan hormonal yang terjadi di wanita lebih sering terjadi. Misalnya, depresi biasa menyerang wanita yang hamil atau menopause. Begitu juga pada wanita pasca melahirkan, menderita gangguan saat kelahiran, atau mengalami histerektomi. Pada kejadian ini, wanita mengalami sebuah fluktuasi hormon yang cukup hebat. Selain itu adanya PMS juga dapat menyebabkan depresi.  

#4 Apakah semua orang yang terkena depresi memiliki keinginan bunuh diri?

Tidak. Kebanyakan orang yang menderita depresi tidak memiliki keinginan bunuh diri namun berdasarkan Laporan NMHA, 30-70% dari korban bunuh diri mempunyai riwayat depresi. Sehingga bahwa penting bagi siapapun yang sekiranya memiliki gejala depresi untuk medapatkan pengobatan dari tenaga medis profesional.     Sumber: WebMD