Dr. yang terhormat,
Saya ingin mengkonsultasikan kesehatan Ibu saya, mudah2an saya bisa memperoleh pencerahan dari anda sekalian.
Ibu saya (65 tahun), didiagnosa oleh beberapa dokter menderita penyakit Gangguan Jiwa, Alzheimer, Parkinson, Stroke Ringan, depresi. Telah menderita sakit ini sejak 1991. Beliau telah mendapatkan perawatan di RS Carolus, RS Siloam, dan beberapa rumah sakit lain yang tidak terlalu besar, dan telah juga ditangani oleh Dokter2 SpS(K).
Gejala yang ditunjukkan berupa selalu merasa tidak tidur walaupun kita lihat dia tertidur sangat lelap dan bahkan ngorok, mudah sedih (bahkan sudah lama sekali saya mengingat beliau walau hanya tersenyum), selalu merasa terancam jiwanya (merasa ada yang ingin membunuhnya), seringkali ingin bunuh diri.
Apakah kalau alzheimer atau demensia, sampai separah itu perubahan perilakunya? Kalau demensia, dia tidak terlalu lupa dengan hal2 yang lalu.
Demikian untuk kali ini, dokter.
Terima kasih atas perhatiannya.
Note: saya ingin sekali mendapatkan informasi dokter yang bisa saya datangi demi kelanjutan pengobatan ibu saya.

Jawaban Dokter :

salam sehat,
Membaca cerita anda tentang penyakit ibu anda, ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan :
1. Pada pasien dengan stroke, di kemudian hari dapat muncul penyakit parkinson dan demensia.
2. Pada demensia, salah satu jenisnya adalah alzheimer, seringkali dapat disertai dengan gangguan perilaku. Hal ini yang disebut sebagai BPSD (behavioural and psychological symptom of dementia)
3. Keluhan merasa tidak tidur walaupun terlihat tidur lelap dan bahkan ngorok – hal ini perlu diteliti lebih lanjut. Mungkin ibu anda juga menderita sleep apnea. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan polisomnografi terhadap ibu anda, untuk menentukan apakah memang benar hal ini sebagai penyebab
4. Pada demensia, perubahan perilaku dapat sedemikian buruk, sampai akhirnya penderita menjadi invalid. Ciri khas demensia adalah pada awalnya dia tidak melupakan masa lalunya. Yang dilupakan adalah peristiwa yang baru saja terjadi.

Semoga bisa membantu

Diabetes