Dok,saya mau bertanya:
Saya punya adik laki-laki berumur 18 tahun, 2 tahun lalu dia divonis menderita kanker otak, dan harus dilakukan tindakan operasi, kalau tidak dioperasi umurnya tinggal 2 tahun lagi. Sebelumnya dia mengalami kejang-kejang. Setelah dilakukan operasi adik saya tetap mengalami kejang-kejang.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Kenapa setelah operasi kepala adik saya mengalami pembengkakan di kepalanya yang berisi cairan?
2. Beberapa hari ini adik saya mengalami mual dan pusing apakah itu karena pengaruh penyakitnya?
3. Kenapa dia sering mengalami kejang? apakah itu penigkatan stadium diotaknya?
4. Apa tanda-tanda peningkatan stadium kanker otak itu dok?
Terimaksih.

Jawaban Dokter :

Turut prihatin dengan hal yang terjadi pada adik anda.
Perlu saya sampaikan bahwa jaringan otak sangatlah rentan dengan perubahan atau gangguan yang terjadi apakah itu akibat tersumbatnya pembuluh darah, benturan, ataupun dalan kasus ini, adanya tumor. Tumor akan mendesak jaringan otak normal, dan biasanya jaringan normal yang berada paling dekat dengan tumor akan mengalami kerusakan yang paling berat. Kerusakan inilah yang sering bermanifestasi sebagai kejang. Jadi bukan tumornya yang menyebabkan kejang, tetapi jaringan otak yang rusak disekitar tumor yang mengalami penekanan akibat massa tumor tersebut. Itulah tujuan operasi dalam hal ini, yaitu untuk menghentikan proses perusakan akibat tumor dengan cara mengangkat massa tumor. Apa yang terjadi dengan jaringan yang sudah terlanjur rusak akibat tumor tersebut? Jaringan itu membutuhkan waktu untuk kembali normal. Biasanya meskipun sudah dioperasi, pembengkakan jaringan akan tetap terjadi (mungkin ini yang anda maksud dengan pembengkakan kepala berisi cairan). Biasanya dokter akan membantu mengurangi pembengkakan ini dengan obat-obatan tertentu.

Tumor otak dan pembengkakan otak, yang menyebabkan peningkatan tekanan dalam rongga kepala akan bergejala: nyeri kepala, muntah, pandangan kabur, dan dalam kondisi yang sangat berat dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Tetapi walau demikian, perlu dicermati lebih lanjut, karena tidak hanya tumor otak/pembengkakan otak yang menyebabkan mual atau muntah, tetapi juga kelainan-kelainan lain misalnya gangguan saluran cerna. Tentunya dokter anda sudah melakukan upaya untuk mengidentifikasi penyebab dan mengatasi permasalahan ini.

Kejang, pada seseorang yang mengalami tumor otak, masih bisa terjadi meskipun tumornya sudah diangkat, kaitannya adalah akibat kerusakan jaringan sekitar tumor karena mengalami penekanan tadi. Jangan kuatir, karena kejang yang seperti ini biasanya dapat dikontrol dengan obat.

Stadium pada tumor otak jarang diterapkan, kecuali pada tumor-tumor tertentu (berkaitan dengan jenis tumor, tipe jaringan penyusun tumor, tipe infiltrasi/penyusupan jaringan tumor pada jaringan normal, dan kekambuhan). Untuk ini anda perlu diskusi dengan dokter yang menangani (Dokter Saraf/Bedah Saraf).

Demikian, saya ikut mendoakan kiranya adik anda semakin membaik ya…
terima kasih.