Dok, ibu mertua saya (43 th) setahun yang lalu pernah mengalami sakit kepala yang hebat, saking hebatnya bahkan saat itu beliau sampai pingsan (namun 2 hari kemudian sembuh setelah minum obat dari dokter). Namun sejak itu pula beliau sering merasakan sakit kepala walaupun tidak sesakit yang pertama kali dengan intensitas kira-kira 2-3 kali perbulan. Rasa sakit di kepala itu timbul terutama jika beliau menghirup/memakan makanan berkuah dan terlalu capek bekerja. Kata beliau, ketika sakit itu datang kepalanya serasa dipukul-pukul dengan benda keras (rasa sakitnya cepat datang dan cepat juga hilang dengan perbandingan 5 : 3 menit) begitu terus sepanjang hari, sampai 3-4 hari kemudian baru sembuh dengan sendirinya atau dengan minum obat. Sakitnya sendiri berada di sekitar kening, kepala bagian belakang, leher, dan punggung bagian atas.

Seminggu yang lalu beliau kembali mengalami sakit kepala hebat seperti yang pertama kali dirasakan beliau dengan gejala yang sama seperti sebelum-sebelumnya. Namun kali ini beliau tidak kuat menahan rasa sakitnya dan harus mengalami rawat inap di RS desa. Dokter menyarankan untuk CT Scan di RS yang besar, namun karena melihat ibu sudah membaik setelah minum obat yang diberikan, apalagi mengingat biaya dan ongkos ke RS besar itu (120 km dari desa) membutuhkan dana yang menurut kami cukup besar, akhirnya CT scan tersebut tidak jadi dilakukan (keluarga yang meminta dibatalkan).

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa gula darah ibu 60 (rendah), dan kolestrolnya 230 (tinggi), selain itu normal (termasuk tekanan darahnya 120).

Pertanyaan saya sakit apakah ibu mertua saya itu dok? Apakah ada hubungannya dengan gula darah dan kolestrol ibu? Ataukah disebabkan karena hal lain? Terima kasih.

Jawaban Dokter :

Salam sehat,

Nyeri kepala dapat disebabkan oleh banyak hal. Pada penderita nyeri kepala hebat disertai kehilangan kesadaran (pingsan) memang perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti CT scan, untuk mengetahui apakah ada gangguan pada pembuluh darah otak atau tumor di otak sebagai penyebab. Apalagi nyeri kepala tersebut dirasakan terus menerus dan makin berat. Gula darah dan kolesterol dalam hal ini bukan sebagai penyebab munculnya nyeri kepala.

Semoga bisa membantu.