Dok..usia saya 34 tahun. dada saya terasa nyeri jika saya merokok, namun jika saya berhenti merokok, sakit itu perlahan lahan hilang dengan sendirinya. saya sendiri jarang sekali olahraga. apakah ada disfungsi jantung ato paru-paru? dulu saya adalah perokok berat. terima kasih atas jawabannya.

Jawaban Dokter :

Terima kasih untuk konsultasinya sobat,
Nikotin dalam rokok merupakan zat yang bersifat aterogenik, yang artinya dapat mengakibatkan penyumbatan dan kekakuan pembuluh darah.

Hal ini menimbulkan keluhan-keluhan terutama di pembuluh darah yang tidak memiliki cabang, seperti pembuluh darah koroner di jantung-yang mengakibatkan penyakit jantung koroner atau impotensi yang diakibatkan oleh gangguan pembuluh darah di penis.

Bila terjadi penyumbatan pembuluh darah koroner maka nyeri dada yang ditimbulkan sifatnya khas, yang dikenal dengan istilah angina pektoris. Nyeri dirasakan di sebelah kiri, letaknya tidak spesifik, modalitasnya bisa nyeri tajam atau nyeri tumpul, dapat menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung. Nyeri dicetuskan oleh kebutuhan oksigen yang meningkat dibandingkan dengan suplai yang ada. Hal ini terjadi pada keadaan-keadaan seperti aktivitas fisik berlebihan, stres, dan emosi. Pada keadaan yang stabil, nyeri biasanya berkurang dengan istirahat..
Dengan riwayat anda sebagai perokok, juga dapat dipikirkan masalah paru-paru. Biasanya diikuti dengan keluhan batuk yang dominan dibandingkan dengan nyeri dada. Nyeri dada dapat terjadi akibat rangsang batuk yang berlebihan atau bila terjadi peradangan selaput pembungkus paru.

Untuk memastikan hal ini saya sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter terdekat. Dapat dilakukan pemeriksaan rekam jantung dan rontgen dada untuk memastikan diagnosa.
Semoga membantu