dok, akhir-akhir ini saya dan suami sering sekali bertengkar. Rasanya hubungan kami mulai hambar dan sulit berkomunikasi. Yang saya resahkan hal ini juga berpengaruh terhadap kehidupan seks diranjang. saya benar-benar ingin mempertahankan hubungan saya agar tetap penuh dengan cinta dan kasih sayang seperti dulu. Apa ada tips sehat nya dok? Mohon bantuannya ya dok!

Jawaban Dokter :

Dear Sobat Ita yang baik,

Tentunya masalah ini sangat terkait dengan hubungan interpersonal yang melibatkan lebih dari satu orang, oleh karena itu pihak yang berperan bukan hanya sang suami, namun juga anda dengan peran sang istri. Oleh karena itu sangat dibutuhkan introspeksi dan evaluasi hubungan sobat agar dapat ditemukan jalan keluar terbaik.
Saya coba membantu dengan beberapa tips sederhana, hal kecil namun dapat berdampak besar dalam hubungan sobat..semoga bisa membantu

– Menghargai pasangan dengan mengucapkan terima kasih.

Siapa yang tak ingin dihargai? Semua orang pasti ingin dihargai dan itu termasuk sang suami, orang terdekat yang anda kasihi.
Bahkan yang saya baca sebuah studi pada pasangan didapatkan bahwa jika pasangan mengekspresikan rasa syukur dan terima kasih ini, mereka akan lebih bahagia dengan hubungan mereka. Ucapkan terima kasih pada pasangan saat ia memasakkan masakan untuk Anda, menjemput Anda, atau hal-hal kecil lainnya.

– Lebih sering mencairkan suasana dengan humor dan bercanda.

Sobat mungkin berpikir bahwa komunikasi yang serius akan menghasilkan pemecahan masalah yang baik. Namun ternyata tidak selalu demikian. Pasangan yang saling menggoda dan bercanda selama terjadi konflik, akan mendapat penyelesaian masalah yang lebih baik.
Mungkin sebuah panggilan”sayang”, julukan yang cuma sobat dan suami ciptakan berdua dan ekspresi muka yang manja akan dapat mengubah suasana menjadi lebih baik dan mencairkan keadaan yang tegang dan “panas”.

– Lebih menghargai dan ekspresif terhadap peristiwa bahagia yang terjadi dalam kehidupan sobat dan suami.

Bersyukur pastinya kunci kebahagian dalam hidup. Bahkan suatu studi menyebutkan bahwa bagaimana pasangan menyikapi saat-saat bahagia adalah hal yang lebih penting.
Pasangan merespon secara antusias terhadap keberhasilan pasangannya, seperti menanyakan, memberi selamat/hadiah, dan merayakan keberhasilannya. Saat peristiwa bahagia terjadi pada pasangan Anda, misalnya promosi pekerjaan atau lulus dari pendidikannya, manfaatkanlah peristiwa ini sebagai saat bahagia juga bagi Anda berdua.

– Kalian berdua, suami-istri, adalam sebuah tim. Olehkarena itu, sikap saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan berjuang bersama, Anda akan semakin dekat dengan tujuan Anda dan semakin dekat satu sama lain.

– Menyadari perubahan yang terjadi pada pasangan anda.

Semakin dekat dan harmonis sobat dengan sang suami maka otomatis “radar” sobat akan lebih peka terhadap perubahan yang ada pada dirinya. Jadilah pasangan yang perhatian dan berikanlah dukungan sehingga dia sadar sobat ada untuk dirinya dalam suka dan duka.

– Lebih sering ungkapkan rasa sayang dengan sentuhan

Menyentuh leher, bahu, atau tangan akan meningkatkan hormon oksitosin, hormon yang menurunkan tekanan darah dan stress. Anda tetap dapat menarik keuntungan dari kedekatan secara fisik ini saat Anda tidak mempunyai energy untuk hubungan seks. Sekedar pelukan hangat dapat meningkatkan mood dan hubungan Anda dengan pasangan.

– Resep paling utama: Love yourself first before you love someone.

Perhatikan dan sayangilah diri Anda sendiri. Lupakan keburukan orang lain. Fokuslah pada mengambil sisi positif dari setiap hal yang terjadi pada hidup Anda sendiri.
Dengan membuat hidup Anda lebih menyenangkan, tekanan terhadap hubungan Anda juga akan berkurang. Jika sobat lebih memperhatikan kehidupan dan diri sobat sendiri, sehingga menjadi lebih bahagia. Diri sobat “versi” bahagia ini tentunya akan membawa dampak baik ke hubungan sobat dan suami. Semoga.

Demikian tips sehatnya semoga hubungan sobat dan suami semakin hangat dan penuh cinta! salam sehat!