YTh. Dokter,

Anak saya laki-laki, umur 1 tahun 7 bulan. Awal Maret kemarin dia demam selama seminggu. Hasil pemeriksaan lab. menunjukkan bahwa DBD negatif tapi untuk Tiphus di “borderline”. Waktu itu, dia ditangani oleh dokter di salah satu rumah sakit swasta di Serpong.

Hari senin kemarin, 15 Maret, kami bawa dia periksa lagi ke dokter yang lain yang ada di salah satu rumah sakit swasta di daerah Jakarta Utara. Dikarenakan dokter nya melihat berat badan anak saya kurang, maka disuruh test Mantoux. Hasil test nya dilihat hari Rabu kemarin, 17 Maret 2010, menunjukkan bulatan nya berukuran 12mm. Menurut dokter tersebut anak saya positif terkena TBC.

Tadi pagi, 18 Maret 2010, saya bawa anak periksa lagi ke dokter yang lain di daerah Puri Indah untuk second opinion. Menurut dokter ini, anak saya tidak terkena TBC karena bulatan test Mantoux nya mengecil menjadi ukuran 9mm.

Untuk catatan dokter, anak saya sudah diimunisasi BCG waktu umur 2 minggu. Anak saya sangat susah kalau disuruh makan. Tapi kalau dilihat dari aktifitas sehari-hari, anak saya cukup aktif.

Pertanyaan saya:
1. Apakah anak saya terkena penyakit TBC?
2. Apakah hasil test Mantoux tersebut dipengaruhi oleh imunisasi BCG?

Terima kasih.

Jawaban Dokter :

salam sehat,
banyak hal yang perlu dinilai untuk menentukan anak terkena TB paru, misalnya saja :
– hasil tes mantoux > 15mm
– berat badan tidak naik atau menurun
– ada kontak TB positif di lingkungan anak,
– hasil rontgen dada mendukung, dll
memang imunisasi BCG mempengaruhi tes mantoux, bila diameter 10-15mm maka meragukan sebagai penderita TB dan mungkin akibat BCG, tapi bila diameter 5-9mm maka biasanya akibat imunisasi BCG. Pada kasus anak anda karena hasilnya masih dalam 72 jam setelah tes mantoux dilakukan, maka kemungkinan akibat imunisasi BCG. anda dapat melakukan pemeriksaan foto rontgen bila perlu.
semoga berguna