Siang, Dok. Saya mau nanya nih mengenai penyakit malaria. Saya baca dari website kalau penyakit itu banyak di daerah timur Indonesia ya? Nah, saya akan bekerja ke daerah Maluku situ. Pertanyaannya:
1. Bagaimana ya mencegah supaya saya tidak terkena malaria? Katanya ada obat yang bisa saya minum untuk mencegah kena penyakit ini. Bagaimana cara minum obatnya dan apa sih obatnya?
2. Kalau ud terkena malaria, saya takut nih. Apa tanda-tanda gejalanya? Orang bilang gejalanya itu demam tapi gimana membedakan demam karena pilek biasa dengan demam karena malaria?
3. Malaria bisa sembuh ngga ya? Kalau nanti saya pulang dari sana dan balik lagi ke keluarga bisa menular ngga? Atau harus tunggu sembuh dulu?
Mohon bantuan untuk jawabannya ya dok abis saya cukup was-was juga nih dengan pekerjaan yang akan saya lakukan di daerah Maluku ini.

Jawaban Dokter :

Untuk mencegah terkena malaria pada saat Sobat berada di daerah kerja Sobat yang baru, yaitu di Maluku, saran saya adalah dengan melakukan perlindungan diri sendiri dari gigitan nyamuk. Malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles. Nyamuk ini banyak menggigit di saat senja hari dan di saat fajar. Cara perlindungan ini adalah dengan beraktivitas menggunakan baju berlengan panjang, mengoleskan krim antinyamuk, tidur dengan menggunakan kelambu dan bila memungkinkan gunakan kelambu yang berinsektisida serta bisa menggunakan obat nyamuk. Selain itu, Sobat juga bisa mengendalikan tempat berkembang biak nyamuk. Waspadalah dengan tempat kerja dan tempat tinggal Sobat, selalu bersihkan area tersebut dari genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Untuk obat pencegahan malaria atau kemoprofilaksis hanya bisa diberikan untuk mereka yang bepergian sementara waktu. Panduan Kemenkes RI tahun 2008 menyarankan penggunaan doksisiklin 1 hari sebelum keberangkatan dan diminum setiap hari selama berada di tempat tujuan sampai dengan saat pulang. Penggunaan obat ini tidak boleh lebih dari 12 minggu. Oleh karena itu, saya kira tidak bisa diberikan kepada Sobat yang kemungkinan besar akan tinggal lebih lama dari 12 minggu.

Untuk membedakan demam oleh karena malaria dan demam biasa adalah bila demam malaria umumnya ada interval yang cukup khas, yaitu ada periode demam tinggi kemudian diselingi dengan periode bebas demam. Tipe malaria yang sering dijumpai di Indonesia adalah malaria falciparum dan vivax. Jenis malaria ini memberikan tipe demam dengan interval demam setiap 2 hari. Demam pada malaria umumnya terdiri dari fase demam tinggi, fase mengigil dan fase berkeringat. Demam pada malaria bisa berkelanjutan karena plasmodium yang terus berkembang biak.

Sedangkan pada demam biasa yang umumnya disebabkan oleh virus seringkali berupa demam yang tinggi secara mendadak dan disertai nyeri sendi. Demam akibat virus umumnya hanya berlangsung 3-4 hari. Waspada demam berdarah karena pada saat demam turun, bisa diikuti dengan penurunan trombosit dan penderita berada dalam fase kritis.

Saran untuk Sobat adalah bila memang Sobat mengalami demam, segera carilah dokter bila demam berkelanjutan hingga lebih dari 3 hari.

Malaria bisa disembuhkan. Yang terpenting adalah Sobat terdiagnosa dini dan minum obat malaria secara teratur. Pengobatan malaria diperlukan kepatuhan terutama saat melakukan kontrol balik ke dokter. Kontrol pengobatan malaria umumnya dilakukan pada hari ke-2 atau ke-3 dan hari ke-7, 14, 21 dan 28 sejak diminumnya obat malaria tersebut. Kontrol ini dilakukan untuk mengecek apakah plasmodium atau parasit malaria masih ditemukan pada sediaan darah atau tidak.

Penularan malaria terjadi oleh karena nyamuk Anopheles dan cukup kecil kemungkinannya bagi Sobat untuk bisa menularkan kepada keluarga bila vektor nyamuknya tidak ada. Selain itu, saran saya adalah bila Sobat terkena malaria di tempat kerja dan memutuskan untuk berobat di Jakarta, sebaiknya dikonsultasikan dahulu kepada dokter setempat untuk bisa mendapatkan saran pengobatan terbaik. Karena bila perjalanan penyakit sudah terlampau jauh maka sebaiknya Sobat berobat dulu di sana hingga sembuh barulah pulang ke Jakarta. Penyakit malaria bisa menyebabkan komplikasi berat seperti penyebaran malaria ke otak, anemia berat, gangguan peredaran darah dan gangguan darah yang mungkin menghambat Sobat untuk terbang ke Jakarta.

Singkat cerita, malaria bisa dicegah dan disembuhkan! Sangat saya sarankan agar Sobat melindungi diri dari gigitan nyamuk malaria dan waspada terhadap gejala demam, carilah bantuan tenaga kesehatan bila dicurigai adalah malaria serta berobatlah sesuai petunjuk dokter.

Semoga membantu dan selamat berkarya =]