Dokter saya mau menanyakan, apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil? Dan makanan dan minuman apa saja yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil? Saat ini saya sedang hamil anak pertama, jadinya saya sangat ingin kehamilan ini terjaga dan anak saya bisa lahir dengan sehat dan sempurna tanpa cacat. Saya dengar dari banyak orang katanya kalau lagi hamil tidak boleh makan sembarangan. Tapi saya ga tahu nih, makanan dan minuman apa yang tidak boleh dikonsumsi saat hamil. Mohon pencerahannya ya Dok. Saya masih bingung nih. Kalau nanya-nanya ke teman-teman takutnya malah cuma mitos saja. Terima kasih.

Jawaban Dokter :

Pada dasarnya semua aktivitas ringan sampai sedang dapat dilakukan oleh ibu yang kehamilannya normal. Cukup dijaga agar ibu tidak kelelahan. Jika kehamilan tidak berjalan normal, misalnya ibu mengalami perdarahan dari vagina, maka ibu perlu beristirahat total di atas tempat tidur.

Mengenai makanan, tidak ada pantangan untuk ibu hamil. Hanya saja, lebih baik hindari memakan makanan mentah. Upayakan memasak sampai matang semua sayur, daging, ataupun makanan laut. Hal ini ditujukan untuk membunuh semua bakteri dan kuman penyakit lainnya. Selain itu, tidak lupa cuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.

Mitos mengenai pantangan untuk makan nanas muda di saat hamil trimester pertama atau trimester lanjut sebenarnya perlu dipahami lebih baik. Memang pada nanas terdapat kandungan zat bromelain yang dikatakan bisa menyebabkan kontraksi, dinding rahim melemah dan mencetuskan aborsi atau keguguran. Tapi perlu diperhatikan di sini bahwa jumlah nanas yang perlu dimakan untuk bisa menimbulkan efek ini adalah jumlah yang sangat banyak. Jadi, menimbang nanas kaya akan vitamin C dan zat-zat gizi lainnya yang berguna bagi pertumbuhan janin, saya kira Sobat bisa tetap menikmati segarnya beberapa potong buah nanas selama Sobat tidak makan secara berlebihan. Apalagi, buah-buahan ini pastinya bisa Sobat variasikan sehingga tidak setiap hari Sobat mengkonsumsi nanas.

Yang perlu dihindari saat hamil khususnya adalah jamu-jamuan (beberapa komponen dalam jamu yang tidak jelas atau tidak diketahui dikhawatirkan dapat menimbulkan efek abortif atau menimbulkan kecacatan pada janin) dan obat-obatan tertentu.

Karena itu, jangan lupa untuk selalu meminta pendapat dokter sebelum mengonsumsi obat. Minimalkan penggunaan obat yang tidak perlu. Misalnya, jika ibu mengalami batuk pilek, cukuplah berikan vitamin C dan kalsium. Batuk pilek akan sembuh dengan sendirinya sekalipun tidak diobati. Untuk info selanjutnya, Sobat bisa membaca di artikel kami ini Jangan Sembarangan Minum Obat Saat Hamil, Wanita Merokok dan Efek Kesehatannya, Kehamilan Berisiko Anak Cacat dan Memisahkan Mitos dan Fakta Kehamilan, Persalinan dan Nifas

Demikian masukan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.